3 Mukjizat Nabi Ismail AS, Yuk Kenali apa Saja!

Kamis, 08 Mei 2025 - 18:42 WIB
Mukjizat Nabi Ismail diberikan Allah SWT Ketika diangkat menjadi nabi, mukjizat tersebut sebagai bentuk kebesaran Allah sebagai pencipta alam semesta. Foto ilustrasi/youtube
Mukjizat Nabi Ismail tercantum di dalam Al-Qur’an. Nabi Ismail alaihissalam merupakan putra pertama dari Nabi Ibrahim as dan Siti Hajar, seorang budak yang menjadi istri keduanya. Nabi Ismail sendiri lahir sekitar 1911-1779 SM dan diangkat menjadi nabi pada 1850 SM.

Mukjizat Nabi Ismail diberikan Allah SWT Ketika diangkat menjadi nabi. Mukjizat tersebut sebagai bentuk kebesaran Allah sebagai pencipta alam semesta.

Dalam Al-Qur’an, Allah menjelaskan mukjizat Nabi Ismail adalah bukti kekuasaan-Nya dan peringatan bagi manusia untuk selalu beriman dan bertakwa.

3 Mukjizat Nabi Ismail

1. Memunculkan Sumber Air Zamzam

Kisah munculnya air Zamzam menjadi salah satu mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Ismail. Hal ini bermula ketika Nabi Ibrahim mendapat perintah dari Allah untuk membawa istrinya Sayyidah Hajar dan putranya, Ismail ke lembah gersang Hijaz atau sekarang Makkah.

Tak lama setelahnya, Nabi Ibrahim mendapat perintah lagi dari Allah untuk kembali ke Syam (Palestina) melanjutkan dakwah. Sementara itu, Lembah Hijaz waktu itu belum ada penduduk. Suatu ketika, Ismail yang masih kecil tengah kehausan di tengah terik matahari. Melihat persediaan air mereka habis, Ibunda Hajar panik. Dia terus berlari antara Bukit Shafa dan Marwah hingga tujuh kali mencari sumber air.

Kemudian, Ibunda Hajar mendengar ada suara dari tempat Ismail dibaringkan di atas tanah. Ia kaget ketika mendapati sumber air muncul di tanah yang digeser-geser dengan tumit putranya itu.

Segeralah Hajar mengambil air itu untuk diberikan ke Ismail yang kehausan. Sampai saat ini, sumber air Zamzam itu masih terus mengalir dan tidak pernah berkurang, apalagi kering.

Baca juga: Siapa Anak Nabi Ibrahim yang Dikurbankan? Nabi Ismail atau Habi Ishaq?

2. Selamat dari Penyembelihan

Mukjizat Nabi Ismail yang selanjutnya adalah Nabi Ismail akan disembelih oleh ayah kandungnya, Nabi Ibrahim. Namun, Nabi Ismail tidak jadi disembelih karena Allah SWT menggantikannya dengan seekor domba. Kisahnya tersebut menjadi cikal bakal perayaan Hari Raya Idul Adha hingga saat ini. Awal mula kisahnya saat Nabi Ibrahim bermimpi mendapatkan perintah oleh Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail.

"Anakku tersayang, aku bermimpi bahwa Allah SWT memerintahkanku untuk mengurbankanmu," ujar Nabi Ibrahim dengan penuh keraguan.

"Laksanakanlah, ayahku, insya Allah aku ikhlas," jawab Ismail kecil dengan mantap.

Bercucuranlah air mata sang ayah, Nabi Ibrahim, mendengar jawaban anaknya yang shaleh. la sungguh mencintai Ismail, tetapi perintah Allah SWT harus dilaksanakannya.

Kemudian mereka pergi ke tempat yang sepi untuk melaksanakan pengurbanan itu. Ketika akan dilakukan kurban, turunlah wahyu Allah SWT, bahwasannya Allah SWT sudah melihat keikhlasan dan kesungguhan ayah dan anak itu (Nabi Ibrahim dan Ismail kecil) sehingga kemudian Allah SWT menukar Ismail dengan seekor domba untuk dikurbankan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!