Doa Saat Menggiring Hewan Kurban ke Tempat Penyembelihan
Jum'at, 06 Juni 2025 - 08:21 WIB
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam berdoa khusus ketika hewan kurban sudah dibaringkan dan siap untuk disembelih. Foto ilustrasi/ist
Doa ketika berkurban adalah sesuatu yang tidak boleh dilupakan, karena di antara syarat halalnya sembelihan adalah membaca basmalah. Rasulullah berdoa khusus ketika hewan kurban sudah dibaringkan dan siap untuk disembelih.
Aisyah mengisahkan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkurban dengan kambing bertanduk, berdiri dengan kaki belang hitam, duduk di atas perut belang hitam, melihat dengan mata belang hitam. Kemudian beliau menyuruh Aisyah untuk mengambilkan pisau dan mengasahnya. Setelah kambingnya beliau baringkan, beliau membaca :
“Bismillah, Ya Allah, terimalah kurban dari Muhammad dan keluarga Muhammad, serta dari umat Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam." (HR. Muslim)
Allah berfirman :
"Janganlah kalian makan hewan yang tidak disebutkan nama Allah ketika menyembelih. Sesungguhnya itu hewan yang tidak halal." (QS. Al-An’am: 121).
Selain berdo'a, dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi dijelaskan juga bahwa satu kambing bisa digunakan untuk berkurban satu orang beserta keluarganya, walau jumlah anggota keluarga tersebut banyak. Dari ‘Atho’ bin Yasar, dia mengatakan bwhwa :
"Aku pernah bertanya pada Ayyub Al Anshori, bagaimana kurban di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau menjawab, Seseorang biasa berkurban dengan seekor kambing (diniatkan) untuk dirinya dan satu keluarganya. Lalu mereka memakan hewan kurban tersebut dan memberikan makan untuk yang lainnya.” (HR. Tirmidzi).¹
Baca juga: Syarat Hewan Kurban yang Sah, Tidak Boleh Cacat
Aisyah mengisahkan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkurban dengan kambing bertanduk, berdiri dengan kaki belang hitam, duduk di atas perut belang hitam, melihat dengan mata belang hitam. Kemudian beliau menyuruh Aisyah untuk mengambilkan pisau dan mengasahnya. Setelah kambingnya beliau baringkan, beliau membaca :
بِاسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ
“Bismillah, Ya Allah, terimalah kurban dari Muhammad dan keluarga Muhammad, serta dari umat Muhammad – shallallahu ‘alaihi wa sallam." (HR. Muslim)
Allah berfirman :
وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ
"Janganlah kalian makan hewan yang tidak disebutkan nama Allah ketika menyembelih. Sesungguhnya itu hewan yang tidak halal." (QS. Al-An’am: 121).
Selain berdo'a, dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi dijelaskan juga bahwa satu kambing bisa digunakan untuk berkurban satu orang beserta keluarganya, walau jumlah anggota keluarga tersebut banyak. Dari ‘Atho’ bin Yasar, dia mengatakan bwhwa :
"Aku pernah bertanya pada Ayyub Al Anshori, bagaimana kurban di masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam?” Beliau menjawab, Seseorang biasa berkurban dengan seekor kambing (diniatkan) untuk dirinya dan satu keluarganya. Lalu mereka memakan hewan kurban tersebut dan memberikan makan untuk yang lainnya.” (HR. Tirmidzi).¹
Baca juga: Syarat Hewan Kurban yang Sah, Tidak Boleh Cacat
Lihat Juga :