5 Keutamaan Bangsa Iran yang Dikisahkan Al Quran dan Hadis Nabi SAW
Selasa, 24 Juni 2025 - 12:06 WIB
Ibnu Katsir melanjutkan: “Dalam hadis ini terdapat bukti yang menunjukkan bahwa surat ini adalah Madaniyyah, dan juga menunjukkan keumuman pengutusan Muhammad SAW sebagai Nabi kepada seluruh umat manusia.
Hal itu disebabkan karena beliau menafsirkan firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka” dengan Persia.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengirimkan surat ke Persia, Romawi, dan umat-umat lainnya. Beliau menyeru kepada mereka untuk menempuh jalan Allah ta’ala serta mengikuti apa yang dibawanya.
Oleh karena itu Mujaahid dan yang lainnya berkata mengenai firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka”; ia berkata: “Mereka adalah orang-orang ‘Ajam (non-Arab) dan semua orang yang membenarkan Nabi SAW dari kalangan selain ‘Arab”.
Selanjutnya, dalam Surat Muhammad ayat 38 Allah ta’ala berfirman:
“Dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini” [ QS Muhammad : 38].
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata ketika turun ayat ini para sahabat bertanya : “Siapakah mereka wahai Rasulullah?”.
Beliau bersabda – yang waktu itu Salman ada di sisi beliau - : ‘Mereka adalah bangsa Persia, orang ini (yaitu Salman) dan kaumnya” [Diriwayatkan oleh Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykiilil-Aatsaar no. 2135; sanadnya hasan].
Ada juga hadis dari dari Usamah bin Zaid, dari Sa’iid bin Al-Musayyib, ia berkata: “Seandainya aku bukan berasal dari Quraisy, sungguh aku senang jika aku berasal dari Persia, kemudian aku senang jika aku berasal dari Ashbahaan” [Diriwayatkan oleh 'Aliy bin Ja'd no. 2921; sanadnya hasan].
Baca juga: Mengenal Asal-usul Bangsa Iran, Kerajaan Persia yang Ditumbangkan Ayatollah Khameini
Hal itu disebabkan karena beliau menafsirkan firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka” dengan Persia.
Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengirimkan surat ke Persia, Romawi, dan umat-umat lainnya. Beliau menyeru kepada mereka untuk menempuh jalan Allah ta’ala serta mengikuti apa yang dibawanya.
Oleh karena itu Mujaahid dan yang lainnya berkata mengenai firman Allah ta’ala: “Dan (juga) kepada kaum yang lain dari mereka yang belum berhubungan dengan mereka”; ia berkata: “Mereka adalah orang-orang ‘Ajam (non-Arab) dan semua orang yang membenarkan Nabi SAW dari kalangan selain ‘Arab”.
Selanjutnya, dalam Surat Muhammad ayat 38 Allah ta’ala berfirman:
وَإِن تَتَوَلّوْاْ يَسْتَبْدِلْ قَوْماً غَيْرَكُمْ ثُمّ لاَ يَكُونُوَاْ أَمْثَالَكُم
“Dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini” [ QS Muhammad : 38].
Dari Abu Hurairah ra, ia berkata ketika turun ayat ini para sahabat bertanya : “Siapakah mereka wahai Rasulullah?”.
Beliau bersabda – yang waktu itu Salman ada di sisi beliau - : ‘Mereka adalah bangsa Persia, orang ini (yaitu Salman) dan kaumnya” [Diriwayatkan oleh Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykiilil-Aatsaar no. 2135; sanadnya hasan].
Ada juga hadis dari dari Usamah bin Zaid, dari Sa’iid bin Al-Musayyib, ia berkata: “Seandainya aku bukan berasal dari Quraisy, sungguh aku senang jika aku berasal dari Persia, kemudian aku senang jika aku berasal dari Ashbahaan” [Diriwayatkan oleh 'Aliy bin Ja'd no. 2921; sanadnya hasan].
Baca juga: Mengenal Asal-usul Bangsa Iran, Kerajaan Persia yang Ditumbangkan Ayatollah Khameini
Lihat Juga :