Kisah Pendosa yang Gemar Rayakan Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awwal

Minggu, 14 September 2025 - 15:39 WIB
Tidak berhenti di situ, saat malam tiba banyak penduduk Bashrah yang bermimpi melihat pemuda tersebut sedang mengenakan pakaian sutra yang indah. Merasa penasaran, pemuda ini kemudian ditanya:

“Dengan apa kamu mendapatkan kemuliaan ini?”

“Dengan memuliakan kelahiran Nabi Muhammad ﷺ,” jawab pemuda tersebut.

Kisah penuh hikmah ini mengajarkan kepada umat Islam bahwa mencintai Nabi Muhammad ﷺ tidak hanya milik mereka yang rajin beribadah dan beramal saleh. Dosa bukanlah tembok penghalang untuk menumbuhkan benih-benih cinta kepada Nabi Muhammad ﷺ, sebagaimana yang dilakukan oleh pemuda dalam kisah di atas. Bisa jadi, dengan wasilah mencintai Nabi Muhammad ﷺ ini turun hidayah dan pertolongan Allah sekaligus menjadi pintu masuk untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sebaliknya, kisah ini juga mengingatkan agar tidak memandang sebelah mata kepada mereka yang secara lahir terlihat hina. Bisa jadi di balik kehinaannya itu tersembunyi amal ibadah yang menjadikan mereka mendapatkan kemuliaan di sisi Allah, sebagaimana terjadi pada pemuda dalam kisah di atas. Meski terlihat hina, namun dalam hatinya tersimpan cinta yang tulus kepada Nabi ﷺ hingga membuatnya mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah.

Selain itu, kisah ini juga menegaskan bahwa perayaan maulid Nabi memiliki keutamaan tersendiri bagi umat Islam, di antaranya bisa menurunkan keberkahan dan rahmat dari Allah. Lebih dari itu, perayaan maulid Nabi juga bisa menjadi momentum spiritual untuk mengingat jejak perjuangan sekaligus meneladani akhlak mulia Rasulullah.Wallahu a‘lam.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!