Penjelasan Hukum Bacaan Tajwid Surat Yasin Ayat 62-63
Jum'at, 26 September 2025 - 13:10 WIB
Hukum tajwid surat yasin ayat 62-63 menjadi salah satu pembahasan penting dalam mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Foto ilustrasi/ist
Hukum tajwid surat yasin ayat 62-63 menjadi salah satu pembahasan penting dalam mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Kedua ayat ini tidak hanya mengandung makna yang mendalam tentang peringatan Allah kepada manusia, tetapi juga sarat dengan kaidah-kaidah tajwid yang harus diperhatikan agar pelafalan ayat sesuai dengan aturan bacaan Al-Qur’an .
Artinya: “Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?”
Baca juga: Hukum Pergi Haji dengan Korupsi Kuota Haji, Begini Penjelasan Ulama Mazhab
Kedua ayat ini tidak hanya mengandung makna yang mendalam tentang peringatan Allah kepada manusia, tetapi juga sarat dengan kaidah-kaidah tajwid yang harus diperhatikan agar pelafalan ayat sesuai dengan aturan bacaan Al-Qur’an .
Hukum Tajwid Surat Yasin Ayat 62-63
Surat Yasin ayat 62
وَلَقَدۡ اَضَلَّ مِنۡكُمۡ جِبِلًّا كَثِيۡرًا ؕ اَفَلَمۡ تَكُوۡنُوۡا تَعۡقِلُوۡنَ
Artinya: “Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?”
Hukum Tajwidnya
1. Qalqalah Sughra
Merupakan hukum tajwid ketika huruf dal dalam keadaan sukun (mati), sehingga dibaca memantul namun ringan.2. Ikhfa Ab’ad
Terjadi saat nun sukun (nun mati) bertemu dengan huruf kaf. Cara membacanya adalah dengan menyamarkan bunyi nun menjadi seperti suara “ng”.3. Idzhar Mim Mati
Muncul ketika huruf mim mati bertemu dengan huruf jim, di mana bunyi mim diucapkan dengan jelas tanpa dengung.4. Ikhfa Ab’ad (Tanwin + Kaf)
Jika tanwin bertemu dengan huruf kaf, maka cara membacanya mirip seperti suara “ng” yang disamarkan.Baca juga: Hukum Pergi Haji dengan Korupsi Kuota Haji, Begini Penjelasan Ulama Mazhab
5. Mad Thabi’i (Mad Asli)
Bentuk mad ini terjadi ketika ada ya sukun yang didahului huruf berharakat kasrah, dan dibaca panjang dua harakat.Lihat Juga :