Nafkah Anak Setelah Perceraian: Berapa Besar yang Wajib Diberikan Ayah?

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:51 WIB

4. Biaya Kesehatan

Kebutuhan kesehatan seperti biaya berobat, pemeriksaan medis, obat-obatan, vitamin hingga perawatan apabila anak sakit juga menjadi bagian dari nafkah yang wajib dipenuhi.

5. Pendidikan Agama dan Pembinaan Akhlak

Selain kebutuhan materi, ayah juga bertanggung jawab memastikan anak memperoleh pendidikan agama, pembinaan akhlak, dan lingkungan yang baik agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh.

Berapa Besaran Nafkah Anak Setelah Perceraian?

Islam tidak menetapkan angka nominal tertentu mengenai nafkah anak. Besarannya disesuaikan dengan kemampuan ayah dan kebutuhan riil anak.

Prinsip tersebut ditegaskan Allah SWT dalam firman-Nya:

لِيُنفِقْ ذُو سَعَةٍ مِّن سَعَتِهِ


Artinya: "Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya." (QS. At-Talaq: 7).

Ayat ini menunjukkan bahwa besaran nafkah harus mempertimbangkan kemampuan finansial ayah tanpa mengabaikan hak-hak dasar anak.

Selain kemampuan ayah, besaran nafkah juga mempertimbangkan kelayakan hidup sesuai kondisi daerah tempat anak tinggal, sehingga setiap keluarga dapat memiliki nominal yang berbeda.

Faktor Penentu Besaran Nafkah Anak

Dalam praktik, terdapat beberapa faktor yang umumnya menjadi pertimbangan dalam menentukan besarnya nafkah anak, antara lain:

1. Pendapatan ayah, yaitu penghasilan bersih setelah memenuhi kebutuhan pokok dirinya.

2. Jumlah anak yang menjadi tanggungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!