5 Adab Bertetangga dalam Islam, Lengkap dengan Dalilnya
Rabu, 22 Juli 2026 - 12:50 WIB
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa seorang muslim tidak boleh berbuat zalim, berkhianat, culas maupun jahat kepada tetangganya. Gangguan tersebut dapat berupa perkataan yang menyakiti maupun tindakan yang merugikan.
Karena itu, setiap muslim hendaknya menjaga lisan, sikap, dan perilaku agar tidak menjadi sebab keresahan bagi tetangganya.
Dalam Al-Adab Al-Mufrad, Rasulullah SAW memberikan peringatan bahwa ibadah yang banyak tidak akan bernilai jika seseorang gemar mengganggu tetangganya.
Dalam kehidupan sehari-hari, adab ini dapat diwujudkan dengan cara:
- Tidak memarkir kendaraan hingga menghalangi akses rumah tetangga.
- Tidak memutar musik atau suara keras yang mengganggu.
- Menjaga kebersihan lingkungan.
- Merapikan pohon atau tanaman agar tidak mengganggu halaman tetangga.
Baca juga: Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
Karena itu, setiap muslim hendaknya menjaga lisan, sikap, dan perilaku agar tidak menjadi sebab keresahan bagi tetangganya.
5. Tidak Mengganggu Kenyamanan Tetangga
Selain tidak menyakiti, seorang muslim juga diperintahkan untuk tidak mengganggu kenyamanan tetangga.Dalam Al-Adab Al-Mufrad, Rasulullah SAW memberikan peringatan bahwa ibadah yang banyak tidak akan bernilai jika seseorang gemar mengganggu tetangganya.
Dalam kehidupan sehari-hari, adab ini dapat diwujudkan dengan cara:
- Tidak memarkir kendaraan hingga menghalangi akses rumah tetangga.
- Tidak memutar musik atau suara keras yang mengganggu.
- Menjaga kebersihan lingkungan.
- Merapikan pohon atau tanaman agar tidak mengganggu halaman tetangga.
Baca juga: Kasus Teror Tetangga Viral, Begini Hak Tetangga Menurut Al-Qur'an dan Hadis
(wid)
Lihat Juga :