Shilah: Hanyut oleh Kekhusyuan Salat di Malam Pengantin

Sabtu, 26 September 2020 - 04:39 WIB
Mu’azhah Al-Adawiyah

Shilah bin Asyyam memiliki sepupu perempuan bernama Mu’azhah Al-Adawiyah . Beliau juga termasuk tabi’iyah seperti Shilah, karena sering bertemu dengan Aisyah dan menimba ilmu darinya. Dia juga bertemu Hasan Al-Bashri dan mendengarkan banyak hal darinya.

Baca juga: Dengerin! Kemenkeu Tegaskan Efek PSBB DKI ke Ekonomi Sangat Kecil


Mu’azhah adalah wanita bertakwa dan suci hatinya, tekun beribadah dan zuhud terhadap dunia. Sudah menjadi kebiasaan beliau, ketika malam tiba berkata, “Boleh jadi malam ini adalah malam terakhir bagiku” lalu beliau tidak tidur sampai fajar.

Jika siang hari beliau berkata, “Barangkali hari ini adalah hari terakhir bagiku.” Kemudian beliau memanfaatkan hari itu untuk beramal shalih, sedangkan waktu malam yang sunyi digunakannya untuk melakukan salat dan taqarrub kepada Allah.

Bila rasa kantuk mendatanginya, beliau berusaha berdiri dan berjalan mondar-mandir di rumahnya seraya bersyair:

Di depanmu wahai jiwa, ada masa tidur yang panjang.

Kelak akan berbaring di kuburan

Mungkin dalam kesengsaraan atau dalam keberuntungan

Maka pilihlah hari ini wahai Mu’azhah,

Apa yang engkau pilih untuk esok.

Menikah

Dengan sifat zuhudnya terhadap dunia dan ketekunannya dalam beribadah, Shilah bin Asyyam tidak berarti meninggalkan sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menikah. Beliau menikah dengan Mu’azhah Al-Adawiyah.

Baca juga: Pilkada Serentak, Bebas dari COVID-19 Calon Petahana Jalani Tes Kesehatan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!