Ustaz Adi Hidayat Sebut 3 Penyebab Utama Terjadinya Wabah
Sabtu, 26 September 2020 - 10:48 WIB
Ustaz Adi Hidayat (UAH) membeberkan bagaimana ia melakukan riset Covid-19 hingga menemukan herbal yang bersumber dari Hadis Nabi. UAH memaparkannya saat Live zoom yang disiarkan Channel tvMu melalui saluran Youtube, 23/9/2020. Foto/dok Channel tvMu
Wabah Covid-19 masih menjadi perhatian serius berbagai kalangan. Apalagi Indonesia dianggap sebagai negara paling terdampak Covid-19 di Asia Tenggara.
Ada yang menarik dari paparan Ustaz Adi Hidayat (Direktur Quantum Akhyar Institute) terkait Covid-19 ini saat Live Zoom mengangkat tema "Pedoman Al-Qur'an dan Sunnah dalam Mengatasi Wabah" yang digelar Komunitas Orbit Lintas Karya baru-baru ini. Selain menceritakan hasil risetnya terkait temuan herbal Covid-19 yang bersumber dari Hadis Nabi, UAH mengungkap penyebab terjadinya musibah wabah. (Baca Juga: UAH Beberkan Temuan Herbal Covid-19 yang Bersumber dari Hadis Nabi )
Apa yang menyebabkan wabah terjadi? Dai yang pernah menimba ilmu di Tripoli, Libya ini mengatakan, ada 3 penyebab utama terjadinya wabah berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah .
1. Karena Perilaku Menyimpang.
Dalam satu hadis, Nabi Muhammad ﷺ bersabda: "Tidaklah nampak perbuatan keji (zina) di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka Tha'un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya."(HR. Ibnu Majah, lihat ash-Shahihah No. 106)
Wabah yang terjadi saat ini bisa jadi akibat perilaku buruk terjadinya hubungan seksual yang menyimpang. Misalnya, pornografi, LGBT yang dianggap biasa. Inilah pintu pertama yang membuka terjadinya wabah dan menyebar secara luas. Inilah yang disampaikan oleh Nabi ﷺ dalam hadisnya.
2. Perilaku Salah Konsumsi Makanan yang Dilarang Syariat.
Hikmahnya kenapa Al-Qur'an melarang makanan-makanan tertentu seperti di Surah Al-Maidah, selain ujian keimanan, para peneliti menemukan potensi bahaya dalam kesehatan. Seperti isu tentang kelelawar, di Wuhan ada pasar hewan. Nabi ﷺ pernah menyebutkan tentang kelelawar ini. Dalam kaidah syariat, kelelawar pernah membantu memadamkan Baitul Maqdis ketika dibakar. Isyarat lain tentang kelelawar ini adalah ia bisa menjadi inang dari virus. Sehingga manusia dilarang untuk membunuh hewan ini, apalagi memakannya.
3. Perbuatan Keji Manusia itu Sendiri.
Kecenderungan perilaku manusia yang menyimpang dari kekuasaan seperti kisah Fir'aun. Fir'aun disebut Thogut. Penyimpangan dari kekuasaan ini disebut thaga (melampaui batas). Kemudian penyimpangan harta oleh Qorun disebut dengan bagho (ambisi yang diikuti sifat keji). Fir'aun dan Qarun ingin mengubah tatanan dunia dan inilah yang menyebabkan munculnya bala kepada mereka dan pengikutnya.
Ada yang menarik dari paparan Ustaz Adi Hidayat (Direktur Quantum Akhyar Institute) terkait Covid-19 ini saat Live Zoom mengangkat tema "Pedoman Al-Qur'an dan Sunnah dalam Mengatasi Wabah" yang digelar Komunitas Orbit Lintas Karya baru-baru ini. Selain menceritakan hasil risetnya terkait temuan herbal Covid-19 yang bersumber dari Hadis Nabi, UAH mengungkap penyebab terjadinya musibah wabah. (Baca Juga: UAH Beberkan Temuan Herbal Covid-19 yang Bersumber dari Hadis Nabi )
Apa yang menyebabkan wabah terjadi? Dai yang pernah menimba ilmu di Tripoli, Libya ini mengatakan, ada 3 penyebab utama terjadinya wabah berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah .
1. Karena Perilaku Menyimpang.
Dalam satu hadis, Nabi Muhammad ﷺ bersabda: "Tidaklah nampak perbuatan keji (zina) di suatu kaum, sehingga dilakukan secara terang-terangan kecuali akan tersebar di tengah-tengah mereka Tha'un (wabah) dan penyakit-penyakit yang tidak pernah menjangkiti generasi sebelumnya."(HR. Ibnu Majah, lihat ash-Shahihah No. 106)
Wabah yang terjadi saat ini bisa jadi akibat perilaku buruk terjadinya hubungan seksual yang menyimpang. Misalnya, pornografi, LGBT yang dianggap biasa. Inilah pintu pertama yang membuka terjadinya wabah dan menyebar secara luas. Inilah yang disampaikan oleh Nabi ﷺ dalam hadisnya.
2. Perilaku Salah Konsumsi Makanan yang Dilarang Syariat.
Hikmahnya kenapa Al-Qur'an melarang makanan-makanan tertentu seperti di Surah Al-Maidah, selain ujian keimanan, para peneliti menemukan potensi bahaya dalam kesehatan. Seperti isu tentang kelelawar, di Wuhan ada pasar hewan. Nabi ﷺ pernah menyebutkan tentang kelelawar ini. Dalam kaidah syariat, kelelawar pernah membantu memadamkan Baitul Maqdis ketika dibakar. Isyarat lain tentang kelelawar ini adalah ia bisa menjadi inang dari virus. Sehingga manusia dilarang untuk membunuh hewan ini, apalagi memakannya.
3. Perbuatan Keji Manusia itu Sendiri.
Kecenderungan perilaku manusia yang menyimpang dari kekuasaan seperti kisah Fir'aun. Fir'aun disebut Thogut. Penyimpangan dari kekuasaan ini disebut thaga (melampaui batas). Kemudian penyimpangan harta oleh Qorun disebut dengan bagho (ambisi yang diikuti sifat keji). Fir'aun dan Qarun ingin mengubah tatanan dunia dan inilah yang menyebabkan munculnya bala kepada mereka dan pengikutnya.
Lihat Juga :