Ibarat Air Bagi Ikan, Zikir Adalah Nutrisi Bagi Hati

Senin, 28 September 2020 - 10:03 WIB
"Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang." (Al-Ahzab: Ayat 41-42)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasululah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Al-Mufarridun telah mendahului. Para sahabat berkata, 'Siapa al-Mufarridûn wahai Rasulullah ?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Kaum laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada Allah."

Dari hadis di atas, terlihatlah makna Al-Mufarridun, yaitu orang yang terus-menerus berzikir kepada Allah dan menyukainya. Orang yang banyak berzikir kepada Allah dengan ikhlas dengan hati, lisan dan anggota tubuh mereka kemudian mengikuti contoh Rasulullah , maka dia termasuk orang yang bertakwa. (Baca Juga: 99 Asmaul Husna dan Artinya, Siapa yang Menghafalnya Diganjar Surga )

Sahabat Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu telah menjelaskan makna takwa ini pada saat beliau menafsirkan firman Allah yang artinya, "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kalian kepada Allâh dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya, dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam." (Sural Ali Imran Ayat 102)

Nabi صلى الله عليه وسلم berkata:

أَنْ يُطَاعَ فَلاَ يُعْصَى ، وَأَنْ يُذْكَرَ فَلاَ يُنْسَى ، وَأَنْ يُشْكَرَ فَلاَ يُكْفَرَ

"Hendaklah Allah itu ditaati dan tidak dimaksiati, diingat dan tidak dilupakan, serta disyukuri dan tidak dikufuri."

Dalam ilmu thariqah disebutkan ada 5 adab sebelum berzikir , yaitu:

1. Taubat, yang hakekatnya adalah meninggalkan semua perkara yang tidak berfaedah bagi dirinya, baik yang berupa ucapan, perbuatan, atau keinginan.

2. Mandi dan atau wudhu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!