Tips Agar Salat Khusyu' dan Doa yang Diajarkan Nabi
Senin, 05 Oktober 2020 - 08:04 WIB
4. Al-Ijlal Watta'dzhim Ma'al Haibah
Hendaknya rasa memuliakan dan pengagungan tadi diiringi dengan rasa haibah (kewibawaan). Haibah artinya rasa takut yang timbul karena rasa mengagungkan. Takut salat kita tidak diterima oleh Allah.
5. Ar-Roja'
Kuatnya harapan bahwa salat kita diterima oleh Allah juga menjadi sebab dekatnya kita kepada Allah serta mengharapkan mendapat balasan yang agung.
6. Haya'
Adanya rasa malu bahwasanya kita tidak menunaikan hak Allah dengan semestinya.
Kemudian Habib Umar berkata: "Jika enam kriteria ini terdapat padamu, maka salatmu bisa dikatakan salat yang khusyu'." (Baca Juga: Cara Belajar Khusuk Abu Yazid Al-Busthami )
Bahkan perkara khusyu' dalam salat ini menjadi salah satu penyebab turunnya ayat Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 238:
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كُنَّا نَتَكَلَّمُ فِي الصَّلَاةِ يُكَلِّمُ أَحَدُنَا أَخَاهُ فِي حَاجَتِهِ حَتَّى نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ {حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ} فَأُمِرْنَا بِالسُّكُوتِ
"Dari Zaid bin Arqam dia berkata: "Kami berbincang-bincang pada waktu salat. Seorang dari kami berbicara dengan temannya karena ada satu keperluan, hingga akhirnya turunlah ayat: 'Dan berdirilah untuk Allah dalam salatmu dengan khusyu'. Lalu kami diperintahkan untuk diam."
Hendaknya rasa memuliakan dan pengagungan tadi diiringi dengan rasa haibah (kewibawaan). Haibah artinya rasa takut yang timbul karena rasa mengagungkan. Takut salat kita tidak diterima oleh Allah.
5. Ar-Roja'
Kuatnya harapan bahwa salat kita diterima oleh Allah juga menjadi sebab dekatnya kita kepada Allah serta mengharapkan mendapat balasan yang agung.
6. Haya'
Adanya rasa malu bahwasanya kita tidak menunaikan hak Allah dengan semestinya.
Kemudian Habib Umar berkata: "Jika enam kriteria ini terdapat padamu, maka salatmu bisa dikatakan salat yang khusyu'." (Baca Juga: Cara Belajar Khusuk Abu Yazid Al-Busthami )
Bahkan perkara khusyu' dalam salat ini menjadi salah satu penyebab turunnya ayat Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 238:
عَنْ زَيْدِ بْنِ أَرْقَمَ قَالَ كُنَّا نَتَكَلَّمُ فِي الصَّلَاةِ يُكَلِّمُ أَحَدُنَا أَخَاهُ فِي حَاجَتِهِ حَتَّى نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ {حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ} فَأُمِرْنَا بِالسُّكُوتِ
"Dari Zaid bin Arqam dia berkata: "Kami berbincang-bincang pada waktu salat. Seorang dari kami berbicara dengan temannya karena ada satu keperluan, hingga akhirnya turunlah ayat: 'Dan berdirilah untuk Allah dalam salatmu dengan khusyu'. Lalu kami diperintahkan untuk diam."
Lihat Juga :