4 Cara Agar Bisa Istiqamah dalam Ketaatan

Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:45 WIB
Ustaz Saeful Huda (pengasuh Pondok Pesantren Sultan Fatah Semarang) menyampaikan tausiyahnya beberapa waktu lalu. Foto/Ist
Berbahagialah orang yang istiqomah dalam ketaatan, sebab para Ulama mengatakan " Istiqamah itu lebih baik daripada 1000 karomah". Bahkan Nabi صلى الله عليه وسلم pernah bersabda: " Amalan yang paling dicintai oleh Allah yaitu yang dikerjakan secara terus-menerus ( istiqamah ) walaupun sedikit".

Pengasuh Pondok Pesantren Sultan Fatah Ustaz Saeful Huda menukil salah satu Hadis Rasulullah صلى الله عليه وسلم yang menyandingkan iman dengan istiqamah . (Baca Juga: Istiqamah, Jangan Pernah Lelah Menjaga Ketaatan )

عَنْ أَبِي عَمْرٍو وَقِيلَ: أَبِي عَمْرَةَ سُفْيَانَ

بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: "قُلْت: يَا رَسُولَ اللَّهِ! قُلْ لِي

فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا غَيْرَك؛

قَالَ: قُلْ: آمَنْت بِاَللَّهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ

Hadis di atas adalah jawaban Rasulullah صلى الله عليه وسلم atas pertanyaan yang dikemukakan oleh Sufyan bin Abdullah Ats-Tsaqafi. Ketika itu Sufyan bertanya, "Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku satu ucapan dalam Islam yang tidak akan kutanyakan lagi kepada selainmu". Kemudian Rasulullah صلى الله عليه وسلم menjawab, "Ucapkanlah: 'Aku beriman kepada Allah, lalu istiqamahlah ".

Apa yang dimaksud dengan istiqamah ? Secara bahasa istiqamah berarti tegak, lurus, persistensi, taat asas, atau kuat pendirian. Ada banyak definisi tentang istiqamah ini, tapi kesemuanya merujuk pada makna-makna di atas. Raghib Al-Asfahanny menyatakan, "Seseorang disebut istiqamah apabila ia tetap berada di jalan yang lurus, sebagaimana yang Allah Ta'ala firmankan:

إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟


"Dan orang-orang yang mengatakan: 'Rabb kami adalah Allah', lalu mereka meneguhkan diri." (QS Al-Fushilat: 30)".

Secara umum istiqamah terbagi ke dalam tiga macam, yaitu istiqamah dengan lisan, istiqamah dengan hati, dan istiqamah dengan jiwa.

Istiqamah dengan lisan berarti menjaga lisan dari ucapan yang tidak baik dan melenceng dari makna syahadat. Istiqamah dengan hati berarti selalu menjaga lurusnya niat dan sikap ikhlas. Sedangkan istiqamah dengan jiwa berarti terus-menerus melakukan ibadah dan ketaatan pada Allah Ta'ala. (Baca Juga: Hati-hati, Inilah Faktor-faktor yang Bisa Merusak Keistiqamahan )

Bagaimana caranya agar kita istiqamah dalam ketaatan dan kebenaran? Ustaz Saeful Huda menyebutkan ada empat cara, yaitu:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!