Tiga Calon Sufi, Kearifan, dan Ilham dari Ilmu Perbintangan
Senin, 02 November 2020 - 13:55 WIB
Baca juga: Setangkai Bunga di Pintu Rumah Syaikh Abdul Qadir al-Jilani
Orang kedua adalah gambaran tentang keputusan, 'Jangan menilai hal-hal yang amat penting hanya dengan mendengarkan.'
Orang ketiga adalah contoh tentang ucapan: 'Jangan menilai melalui pidato (ceramah), atau kekurangan akan hal itu'."
Ditanya oleh murid, mengapa para pelamar tidak diberi petunjuk dalam persoalan tersebut, sang guru menjawab:
"Aku di sini untuk memberi pengetahuan yang lebih tinggi; bukan mengajar orang-orang yang menganggap bahwa mereka sudah tahu di lutut ibunya."
Baca juga: Cinta Berat Tiga Pemuda dan Gadis yang Kembali dari Kematian
MEMBUATKU BERPIKIR TENTANG ...
Suhrawardi mengatakan:
"Aku pergi menemui teman, dan kami duduk mengobrol.
Terdapatlah seekor unta melintas dengan lambat, dan aku berkata padanya:
Orang kedua adalah gambaran tentang keputusan, 'Jangan menilai hal-hal yang amat penting hanya dengan mendengarkan.'
Orang ketiga adalah contoh tentang ucapan: 'Jangan menilai melalui pidato (ceramah), atau kekurangan akan hal itu'."
Ditanya oleh murid, mengapa para pelamar tidak diberi petunjuk dalam persoalan tersebut, sang guru menjawab:
"Aku di sini untuk memberi pengetahuan yang lebih tinggi; bukan mengajar orang-orang yang menganggap bahwa mereka sudah tahu di lutut ibunya."
Baca juga: Cinta Berat Tiga Pemuda dan Gadis yang Kembali dari Kematian
MEMBUATKU BERPIKIR TENTANG ...
Suhrawardi mengatakan:
"Aku pergi menemui teman, dan kami duduk mengobrol.
Terdapatlah seekor unta melintas dengan lambat, dan aku berkata padanya:
Lihat Juga :