Allah Bershalawat kepada Nabi Muhammad? Begini Penjelasan Syaikh Ahmad
Kamis, 12 November 2020 - 07:30 WIB
2. Wajib. Ini pernyataan sebagian Mazhab Maliki.
3. Wajib dalam seumur hidup sekali. Ini dinukil Imam Abu Hanifah, Imam Ibnu Hazm, Ibnu Qurtubi.
4. Wajib ketika tasyahud akhir. Ini pernyataan Imam Asy-Syafi'i dan pengikutnya.
5. Wajib dalam tasyahud. Ini pernyataan Imam Ishaq.
6. Wajib tanpa dibatasi jumlahnya. Ini pernyataan Abu Bakri Ibnu Khair dari Mazhab Maliki.
7. Setiap majelis dianjurkan bershalawat meskipun hanya mengulang-ulang nama Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Ini pernyataan Imam Al-Auzan. (Baca Juga: Apa Hukum Menambah Kata Sayyidina pada Bacaan Shalawat? )
Setiap Berdoa Diperintahkan Bershalawat
Salah satu adab berdoa adalah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Kenapa? Karena doa akan tergantung di langit apabila kita tida bershalawat . Seperti puasa kalau tidak bayar zakat fitrah, amalannya masih tergantung (tidak sampai kepada Allah).
Di dalam ayat (Surah Al-Ahzab ayat 56) itu, Allah telah mengabarkan kedudukan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم di hadapan para penduduk langit. Allah mengabarkan para penduduk langit agar bershalawat kepada Nabi dan Allah menginginkan di bumi bershalawat menyebut nama Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.
Diriwayatkan oleh Al-Wahid dari Muhammad Bin Ssulaiman, beliau berkata: "Allah memuliakan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dengan firman-Nya."
3. Wajib dalam seumur hidup sekali. Ini dinukil Imam Abu Hanifah, Imam Ibnu Hazm, Ibnu Qurtubi.
4. Wajib ketika tasyahud akhir. Ini pernyataan Imam Asy-Syafi'i dan pengikutnya.
5. Wajib dalam tasyahud. Ini pernyataan Imam Ishaq.
6. Wajib tanpa dibatasi jumlahnya. Ini pernyataan Abu Bakri Ibnu Khair dari Mazhab Maliki.
7. Setiap majelis dianjurkan bershalawat meskipun hanya mengulang-ulang nama Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Ini pernyataan Imam Al-Auzan. (Baca Juga: Apa Hukum Menambah Kata Sayyidina pada Bacaan Shalawat? )
Setiap Berdoa Diperintahkan Bershalawat
Salah satu adab berdoa adalah membaca shalawat kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Kenapa? Karena doa akan tergantung di langit apabila kita tida bershalawat . Seperti puasa kalau tidak bayar zakat fitrah, amalannya masih tergantung (tidak sampai kepada Allah).
Di dalam ayat (Surah Al-Ahzab ayat 56) itu, Allah telah mengabarkan kedudukan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم di hadapan para penduduk langit. Allah mengabarkan para penduduk langit agar bershalawat kepada Nabi dan Allah menginginkan di bumi bershalawat menyebut nama Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم.
Diriwayatkan oleh Al-Wahid dari Muhammad Bin Ssulaiman, beliau berkata: "Allah memuliakan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم dengan firman-Nya."
Lihat Juga :