Canda Ala Sufi: Ahli Waris, Bagaimana Membedakan Wanita dan Pria?

Sabtu, 16 Januari 2021 - 12:57 WIB
Nashruddin Hoja. Foto/Ilustrasi/Ist


Berikut Canda Ala Sufi terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.



Baca juga
: Canda Ala Sufi: Memberikan Uang Bukan Karena Utang, tetapi Karena Janji

Pasti akan Diketahui Orang

Suatu malam, Nashruddin tidur di atas atap. Ketika bangun dan hendak turun untuk pindah ke kamar, dia merasa seolah-olah bertengkar dengan istrinya. Tanpa sadar, dia bangun lalu berjalan, karena mengira bahwa dia sedang berada di dalam rumah. Akibatnya, dia jatuh dari atap dan menimpa kepala tetangganya.

Mereka pun bingung lalu mengerumuni Nashruddin seraya bertanya, "Ada apa ini?"

Nashruddin bangun dan menjawab singkat, "Barangsiapa bertengkar dengan istrinya di atas atap, dia akan tahu mengapa aku jatuh ke sini."

Bagaimana Membedakan Wanita dan Pria?

Suatu hari, Nashruddin duduk di sebuah tempat. Tiba-tiba, orang-orang memberi tahu kepadanya bahwa baru saja tiba beberapa wisatawan dari negeri Arab. Mereka lalu bertanya pada Nashruddin, "Karena cuacanya sangat panas, apakah penduduk negeri itu selalu tidak berpakaian?"

Nashruddin pun menjawab, "Jika tidak, bagaimana cara membedakan antara pria dan wanitanya?"

Tidak Memiliki Ahli Waris

Ketika masih muda, Nashruddin pergi ke sebuah desa. Di sana, dia sakit keras. Orang-orang desa pun mengerumuninya dan berkata padanya, "Jika engkau mati, apakah engkau memiliki ahli waris ?"

Nashruddin menjawab, "Aku hanya memiliki seorang ibu, namun ayahku telah menceraikannya. Oleh karena itu, aku tidak memiliki seorang ahli waris pun..."

(mhy)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Hadits of The Day
Dari Anas radhiyallahu 'anhu, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam terbiasa membaca doa: YA MUQALLIBAL QULUUB TSABBIT QALBII 'ALAA DIINIKA (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku berada di atas agamamu). Kemudian aku pun bertanya, Wahai Rasulullah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang anda bawa. Lalu apakah anda masih khawatir kepada kami? Beliau menjawab: Ya, karena sesungguhnya hati manusia berada di antara dua genggaman tangan Allah Subhanahu wa Ta'ala yang Dia bolak-balikkan menurut yang dikehendaki-Nya.

(HR. Tirmidzi No. 2066)
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More