Canda Ala Sufi: Memberikan Uang Bukan Karena Utang, tetapi Karena Janji

loading...
Canda Ala Sufi: Memberikan Uang Bukan Karena Utang, tetapi Karena Janji
Ilustrasi/Ist
Berikut Canda Ala Sufi terjemahan Muhdor Assegaf dari karya Nashruddin dengan judul asli Nawadhir Juha al-Kubra.

Baca juga: Canda Ala Sufi: Andai Kau Lepas Bajumu dan Lari Mendahului Burung

Mencari Tidur

Di tengah malam, Nashruddin keluar dari rumahnya untuk mencari angin. Dia lalu bertemu dengan salah seorang penjaga malam.

Sang penjaga bertanya padanya, "Apa yang kau cari di tengah malam seperti ini?"



Nashruddin menjawab, " Tidurku telah menghilang dariku.... aku sedang mencarinya."

Baca juga: Canda Ala Sufi: Aku Bukan Manusia, dan Bukalah Pintu, Insya Allah

Memberi Karena Janji

Salah seorang teman Nashruddin menagih utang padanya; karena sudah berjanji.



Nashruddin menjawab, "Aku memberikan uang ini padamu bukan karena utang, tetapi karena janji..."

Baca juga: Canda Ala Sufi: Menjemur Tepung di Atas Tali

Memotong Harga Handuk

Suatu hari, Nashruddin beserta Taimurlank pergi ke kolam renang.

Taimurlank bertanya pada Nashruddin, "Seandainya aku seorang hamba, berapa kira-kira hargaku?"

Nashruddin menjawab, "Lima puluh dirham."

Mendengar jawaban Nashruddin, Taimurlank marah dan berteriak, "Kurang ajar, lalu berapa harga handuk yang berada di leherku ini?"

Dengan tenang, Nashruddin menjawab, "Aku juga telah memotong harga handukmu itu."
(mhy)
cover top ayah
وَمَنۡ اَحۡسَنُ قَوۡلًا مِّمَّنۡ دَعَاۤ اِلَى اللّٰهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَّقَالَ اِنَّنِىۡ مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ
Orang yang lebih baik perkataannya adalah orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan serta berkata, “Sungguh, aku termasuk orang-orang yang berserah diri?”

(QS. Fussilat:33)
cover bottom ayah
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video