Membaca Al-Qur'an Menenangkan Hati
Kamis, 28 Januari 2021 - 06:09 WIB
اَلَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَتَطۡمَٮِٕنُّ قُلُوۡبُهُمۡ بِذِكۡرِ اللّٰهِ ؕ اَلَا بِذِكۡرِ اللّٰهِ تَطۡمَٮِٕنُّ الۡقُلُوۡبُ
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. ar-Ra’du : 28).
Al-Qur'an berisi firman Allah yang menjadi pedoman hidup agar kita selamat dalam perjalanan di dunia ini. Kita meyakini Al-Qur'an akan mendatangkan keselamatan. Kita yakin Quran berisi kebenaran, tetapi sayang sekali masih banyak di antara kita yang jarang sekali menyentuh al-Quran untuk membuka dan membacanya.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Salat
Masih banyak di antara kita yang karena sibuk dengan urusan dunia, sehingga dalam seminggu bisa dihitung dengan lima jari saja kegiatannya membaca Al-Qur'an. Bahkan, banyak juga yang dalam seminggu tidak sempat sama sekali membaca al-Quran. Subhanallah!
Orang yang membaca Al-Qur'an itu bagaikan sedang melakukan perniagaan atau bisnis dan selalu mendapatkan keuntungan, jauh dari kerugian. Bagaimana bisa mengalami kerugian jika Rasulullah bersabda, “Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an, maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dikali sepuluh kebaikan semisalnya, dan aku tidak mengatakan ‘aliflammiim’ itu satu huruf tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).
Baca juga: Biden Dukung Solusi Dua Negara, Palestina Semringah
Masya Allah! Sungguh besar keutamaan dari membaca Qur'an. Tidak ada kerugian sedikit pun dari melakukannya. Bahkan ganjaran yang besar ini berlaku bagi siapa pun yang membaca Quran, baik dia itu memahami yang ia baca atau pun belum bisa memahaminya.
Jika kita bisa berlama-lama memegang ponsel, jika kita bisa berlama-lama membuka-buka sosial media meski tanpa keperluan tertentu, jika kita bisa berlama-lama ngobrol dengan teman-teman di layar ponsel kita meski tanpa topik yang jelas atau penting, maka mengapa kita berat untuk berlama-lama dengan al-Quran yang merupakan pesan-pesan dari Allah dan pasti mendatangkan kebaikan? Jika kita tidak bisa berlama-lama, maka mengapa kita tidak sempat sebentar saja melantunkan ayat-ayat Quran?
Baca juga: DPR Dukung Langkah PGN Sediakan Gas untuk Masyarakat Terpencil
“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. ar-Ra’du : 28).
Al-Qur'an berisi firman Allah yang menjadi pedoman hidup agar kita selamat dalam perjalanan di dunia ini. Kita meyakini Al-Qur'an akan mendatangkan keselamatan. Kita yakin Quran berisi kebenaran, tetapi sayang sekali masih banyak di antara kita yang jarang sekali menyentuh al-Quran untuk membuka dan membacanya.
Baca juga: Pentingnya Menjaga Salat
Masih banyak di antara kita yang karena sibuk dengan urusan dunia, sehingga dalam seminggu bisa dihitung dengan lima jari saja kegiatannya membaca Al-Qur'an. Bahkan, banyak juga yang dalam seminggu tidak sempat sama sekali membaca al-Quran. Subhanallah!
Orang yang membaca Al-Qur'an itu bagaikan sedang melakukan perniagaan atau bisnis dan selalu mendapatkan keuntungan, jauh dari kerugian. Bagaimana bisa mengalami kerugian jika Rasulullah bersabda, “Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur'an, maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dikali sepuluh kebaikan semisalnya, dan aku tidak mengatakan ‘aliflammiim’ itu satu huruf tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).
Baca juga: Biden Dukung Solusi Dua Negara, Palestina Semringah
Masya Allah! Sungguh besar keutamaan dari membaca Qur'an. Tidak ada kerugian sedikit pun dari melakukannya. Bahkan ganjaran yang besar ini berlaku bagi siapa pun yang membaca Quran, baik dia itu memahami yang ia baca atau pun belum bisa memahaminya.
Jika kita bisa berlama-lama memegang ponsel, jika kita bisa berlama-lama membuka-buka sosial media meski tanpa keperluan tertentu, jika kita bisa berlama-lama ngobrol dengan teman-teman di layar ponsel kita meski tanpa topik yang jelas atau penting, maka mengapa kita berat untuk berlama-lama dengan al-Quran yang merupakan pesan-pesan dari Allah dan pasti mendatangkan kebaikan? Jika kita tidak bisa berlama-lama, maka mengapa kita tidak sempat sebentar saja melantunkan ayat-ayat Quran?
Baca juga: DPR Dukung Langkah PGN Sediakan Gas untuk Masyarakat Terpencil
Lihat Juga :