Ibadah Senang, Gus Baha Bilang Tertawa Kencang Itu Juga Ibadah

Selasa, 16 Februari 2021 - 17:41 WIB
KH Bahauddin Nur Salim/Foto/Ilustrasi/Ist
KH Bahauddin Nur Salim atau yang akrab disapa Gus Baha menyatakan bahwa tak ada ibadah sehebat senang. "Tertawa kencang juga ibadah," ujarnya,

Baca juga: Gus Baha Dinobatkan sebagai Dai of The Year 2020 oleh ADDAI


Hal ini beliau utarakan Gus Baha saat mengisi ceramah dalam Majelis Tahlil Virtual Alm KH Atabik Ali yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube Krapyak TV, belum lama ini.

“Beliau (KH Atabik Ali) guyon itu jadikan fiqih . Saya baru belajar, dan di antara yang saya dokumen(tasi) adalah di kitab Tanbihul Mukhtarin karangan Imam Sya’rani yang dinukil Syekh Nawawi dalam kitab Syarah Sulam Taufiq,” ungkap Gus Baha sebagaimana dikutip nu.or.id.

Inna min syuu-ir rajuli an-yadhula aala ahlihi wahum fi sururin yadhakuun fayatafarraquuna khaufan minhu. “Termasuk suu-il khuluq (akhlak yang buruk) itu adalah, seorang tokoh atau seorang (dari) kita masuk ke keluarga, anak – istri kita sedang guyon, asyik, karena kita masuk, terus mereka tidak guyon. Karena senang itu mahal. Farah itu mahal,” jelasnya.

Kemudian kiai asal Kragan, Narukan, Rembang, itu menjelaskan bahwa bergembira itu sampai menjadi perintah khusus dalam Al-Qur'an :

Qul bifaḍlillāhi wa biraḥmatihī fa biżālika falyafraḥụ, huwa khairum mimmā yajma'ụn.

Terjemah: “Katakanlah: Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan".

Baca juga: Begini Kedudukan dan Hak Tetangga Kafir Menurut Gus Baha

“Senang itu diperintahkan Tuhan. Ekspresi senang paling gampang ya guyon itu,” beber Gus Baha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!