Dahsyatnya Doa Orang yang Didzalimi
Rabu, 17 Februari 2021 - 15:41 WIB
Khalifah Umar yang mendengar penjelasan Sa’ad pun paham. Tetapi Khalifah Umar tetap membuat keputusan untuk melepas jabatan Sa’ad bin Abi Waqqash dan posisinya digantikan oleh Ammar bin Yasir.
Baca juga: Foto-foto Indah Kawah Jezero, Lokasi Pendaratan Perseverance NASA di Mars
Keputusan Khalifah Umar melepaskan jabatan Sa’ad ini bukan karena dirinya percaya dengan informasi buruk tentang Sa’ad bin Abi Waqqash, melainkan Khalifah Umar mengantisipasi timbulnya fitnah lain.
“Aku melepaskan jabatannya bukan karena dia tidak mampu atau khianat,” jelas Khalifah Umar bin Khattab.
Untuk mengecek berita fitnah ini, Khalifah Umar pun mengutus beberapa utusan untuk mendatangi beberapa masjid. Ketika utusan Khalifah Umar sampai di suatu masjid, mereka bertanya kepada masyarakat tentang bagaimana kepemimpinan Sa’ad bin Abi Waqqash.
Mereka menjawab, “Beliau adalah orang yang baik dan gubernur yang baik.”
Baca juga: Akselerasi Pembangunan Metropolitan Rebana, Ridwan Kamil Minta Pusat Terbitkan Perpres
Para utusan kembali melanjutkan perjalanan mereka. Setelah melalui beberapa masjid, tidak ada yang mengatakan bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash merupakan gubernur yang tidak bertanggung jawab melainkan mereka memujinya sebagai gubernur yang bagus dan kompeten.
Tetapi kemudian terdapat satu masjid yang dimiliki oleh Bani Abs. Ketika para utusan Khalifah Umar mendatangi masjid tersebut dan bertanya hal yang sama tentang Sa’ad, terdapat salah seorang lelaki bernama Usamah Abi Qatadah yang berkata, “Sa’ad itu tidak pernah keluar bersama pasukan untuk berperang dan dia juga tidak membagi ghanimah dengan pembagian yang adil dan dia tidak mampu memutuskan perkara dengan baik.”
Baca juga: KSPI Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan
Baca juga: Foto-foto Indah Kawah Jezero, Lokasi Pendaratan Perseverance NASA di Mars
Keputusan Khalifah Umar melepaskan jabatan Sa’ad ini bukan karena dirinya percaya dengan informasi buruk tentang Sa’ad bin Abi Waqqash, melainkan Khalifah Umar mengantisipasi timbulnya fitnah lain.
“Aku melepaskan jabatannya bukan karena dia tidak mampu atau khianat,” jelas Khalifah Umar bin Khattab.
Untuk mengecek berita fitnah ini, Khalifah Umar pun mengutus beberapa utusan untuk mendatangi beberapa masjid. Ketika utusan Khalifah Umar sampai di suatu masjid, mereka bertanya kepada masyarakat tentang bagaimana kepemimpinan Sa’ad bin Abi Waqqash.
Mereka menjawab, “Beliau adalah orang yang baik dan gubernur yang baik.”
Baca juga: Akselerasi Pembangunan Metropolitan Rebana, Ridwan Kamil Minta Pusat Terbitkan Perpres
Para utusan kembali melanjutkan perjalanan mereka. Setelah melalui beberapa masjid, tidak ada yang mengatakan bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash merupakan gubernur yang tidak bertanggung jawab melainkan mereka memujinya sebagai gubernur yang bagus dan kompeten.
Tetapi kemudian terdapat satu masjid yang dimiliki oleh Bani Abs. Ketika para utusan Khalifah Umar mendatangi masjid tersebut dan bertanya hal yang sama tentang Sa’ad, terdapat salah seorang lelaki bernama Usamah Abi Qatadah yang berkata, “Sa’ad itu tidak pernah keluar bersama pasukan untuk berperang dan dia juga tidak membagi ghanimah dengan pembagian yang adil dan dia tidak mampu memutuskan perkara dengan baik.”
Baca juga: KSPI Minta Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan
Lihat Juga :