Gelar Mulia vs Gelar Buruk Bagi Perempuan

Jum'at, 19 Februari 2021 - 15:20 WIB
“Barangsiapa yang menjaga untukku antara dua bibirnya (lisannya) dan apa yang ada diantara kakinya (kemaluannya), maka aku jamin untuknya masuk ke dalam surganya Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR. Bukhari)

Baca juga: KPEI Kantongi Fatwa DSN-MUI Terkait Transaksi Pasar Modal Syariah

Dalam hadis ini, ada hubungan antara lisan dan kemaluan. Siapa yang menjaga lisan, maka terjaga kemaluan. Siapa yang tidak menjaga lisan, maka tidak terjaga kemaluannya.

Begitu juga hadis yang lainnya. Seperti hadis riwayat Imam Tirmidzi, dari Abu Sa’id Al-Khudri Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

إِذَا أَصْبح ابْنُ آدَمَ، فَإنَّ الأعْضَاءَ كُلَّهَا تُكَفِّرُ اللِّسانَ، تَقُولُ: اتِّقِ اللَّه فينَا، فَإنَّما نحنُ بِكَ؛ فَإنِ اسْتَقَمْتَ اسَتقَمْنا، وإنِ اعْوججت اعْوَججْنَا

“Jika dipagi hari anak Adam, maka seluruh anggota tubuhnya akan mengadu kepada lisan kemudian seluruh anggota tubuhnya berkata: ‘Wahai lisan, takutlah engkau kepada Allah. Sesungguhnya kami akan sesuai denganmu. Jika engkau lurus, maka kami akan lurus. Jika engkau menyimpang, kami pun akan menyimpang.” (HR. Tirmidzi)

Baca juga: Blunder, Twitter Labeli Media China Sebagai 'Pejabat Pemerintah Inggris'

"Untuk itulah, sebagai umat muslim kita harus mengerahkan sebenar-benar usaha untuk menyebarkan bahwa perempuan muslimah seharusnya lebih menjaga kesuciannya, lebih menjaga auratnya, lebih mempunyai sifat malu,"tuturnya.

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!