Telinga Berdenging Tanda Rasulullah SAW Rindu kepada Umatnya, Benarkah?
Jum'at, 26 Februari 2021 - 05:00 WIB
2. Al ‘Uqaili dalam Adh Dhu’afa, 4/261, dia berkata: "Dia (Ma’mar bin Muhammad) haditsnya tidak bisa diikuti, dan dia tidak diketahui kecuali dengan isnad ini."
3. Ar-Ruyani dalam Musnad-nya No. 718
4. Al-Khara-ithiy dalamMakarimul Akhlaq No. 982
5. Ibnus Sunniy dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah No. 166
6. Al-Bazzar dalam Musnad-nya No. 3884, tanpa kalimat: "Bershalawatlah kepadaku"
7. Al-Baihaqi dalam Ad Da’awat Al Kabir No. 490
8. Yahya Asy Syajariy dalamTartib Al Amaliy No. 630
Tentang hadis di atas, Al-Hafizh As-Sakhawi mengatakan:
حَدِيث: إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي، وَلْيُصَلِّ عَلَيَّ، وَلْيَقُلْ ذَكَرَ اللَّه بِخَيْرٍ مَنْ ذَكَرَنِي بِخَيْرٍ، الطبراني وابن السني في عمل اليوم والليلة، والخرائطي في المكارم، وآخرون عن أبي رافع مرفوعا بهذا، وسنده ضعيف، بل قال العقيلي: إنه ليس له أصل
"Hadits Jika berdenging telinga salah seorang kalian maka ingatlah kepadaku dan bershalawatlah kepadaku, dan hendaknya dia berkata: DZAKARALLAHU MAN DZAKARANIY BIKHAIR (Allah akan mengingat siapa pun yang mengingatku dengan kebaikan)." Diriwayatkan oleh Ath Thabarani, Ibnus Sunniy dlm amalul.
Hal ini berdasarkan keterangan dari Kitab Azizi 'Ala Jami'ush Shaghir). "Jika telinga salah seorang kalian berdengung (Nging) maka hendaklah ia mengingat aku ( Rasulullah صلى الله عليه وسلم ) dan membaca sholawat kepadaku. Serta mengucapkan "Dzakarallohu Man Dzakaronii Bikhoir" (artinya, Allah Ta'ala akan mengingat yang mengingatku dengan kebaikan)".
Dilansir dari konsultasisyariah.com, Hadis ini disebutkan oleh Al-Azizi dalam as-Siraj al-Munir atau yang dikenal dengan Azizi ‘Ala Jami’ush Shaghir, al-Kharaithi dalam Makarim al-Akkhlaq, al-Uqailli dalam al-Maudhu’at, dari jalur Muhammad bin Ubaidillah dari Ma’mar, dari bapaknya.
3. Ar-Ruyani dalam Musnad-nya No. 718
4. Al-Khara-ithiy dalamMakarimul Akhlaq No. 982
5. Ibnus Sunniy dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah No. 166
6. Al-Bazzar dalam Musnad-nya No. 3884, tanpa kalimat: "Bershalawatlah kepadaku"
7. Al-Baihaqi dalam Ad Da’awat Al Kabir No. 490
8. Yahya Asy Syajariy dalamTartib Al Amaliy No. 630
Tentang hadis di atas, Al-Hafizh As-Sakhawi mengatakan:
حَدِيث: إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي، وَلْيُصَلِّ عَلَيَّ، وَلْيَقُلْ ذَكَرَ اللَّه بِخَيْرٍ مَنْ ذَكَرَنِي بِخَيْرٍ، الطبراني وابن السني في عمل اليوم والليلة، والخرائطي في المكارم، وآخرون عن أبي رافع مرفوعا بهذا، وسنده ضعيف، بل قال العقيلي: إنه ليس له أصل
"Hadits Jika berdenging telinga salah seorang kalian maka ingatlah kepadaku dan bershalawatlah kepadaku, dan hendaknya dia berkata: DZAKARALLAHU MAN DZAKARANIY BIKHAIR (Allah akan mengingat siapa pun yang mengingatku dengan kebaikan)." Diriwayatkan oleh Ath Thabarani, Ibnus Sunniy dlm amalul.
Hal ini berdasarkan keterangan dari Kitab Azizi 'Ala Jami'ush Shaghir). "Jika telinga salah seorang kalian berdengung (Nging) maka hendaklah ia mengingat aku ( Rasulullah صلى الله عليه وسلم ) dan membaca sholawat kepadaku. Serta mengucapkan "Dzakarallohu Man Dzakaronii Bikhoir" (artinya, Allah Ta'ala akan mengingat yang mengingatku dengan kebaikan)".
Dilansir dari konsultasisyariah.com, Hadis ini disebutkan oleh Al-Azizi dalam as-Siraj al-Munir atau yang dikenal dengan Azizi ‘Ala Jami’ush Shaghir, al-Kharaithi dalam Makarim al-Akkhlaq, al-Uqailli dalam al-Maudhu’at, dari jalur Muhammad bin Ubaidillah dari Ma’mar, dari bapaknya.
Lihat Juga :