Akhir Indah Kisah Sengketa Baju Perang Antara Ali bin Abu Thalib dengan Seorang Nasrani

Senin, 01 Maret 2021 - 17:13 WIB
Akhirnya pertanyaan hakim itu dijawab sambil tersenyum: "Apa yang anda tanyakan itu memang perlu, tetapi aku tidak mempunyai keterangan tambahan."

Setelah mengadakan pertimbangan secukupnya, hakim memutuskan bahwa barang yang dipersengketakan itu menjadi milik sah orang Nasrani yang menjadi tergugat dalam perkara itu.

Oleh hakim, orang Nasrani yang bersangkutan diperkenankan pulang membawa barang tersebut. Dengan wajah berseri-seri mencerminkan keikhlasan hatinya Ali bin Abu Thalib r.a. melihat orang Nasrani itu beranjak dari tempatnya sambil mengangkat baju besi.

Baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba orang Nasrani itu balik kembali menghampiri Ali bin Abu Thalib r.a. dan hakim yang masih duduk di tempat masing-masing.

Baca juga: Ali bin Abi Thalib Khawatir Tak Dapat Berjumpa Rasulullah di Hari Kiamat

Kepada Ali bin Abu Thalib r.a. orang Nasrani itu berkata: "Apa yang kusaksikan mengenai diri anda, benar-benar sama seperi hukum yang berlaku bagi para Nabi!"

Kemudian dengan khidmat ia berkata lebih lanjut: "Sekarang aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad Rasul Allah. Ya Amiral Mukminin, memang benarlah baju besi ini kepunyaan anda. Waktu anda berangkat ke Shiffin dulu, aku mengikuti kafilah anda. Baju besi ini jatuh kemudian diambil oleh salah seorang anggota pasukan yang sedang kekurangan bekal."

Dengan tenang Ali bin Abu Thalib r.a. menjawab pernyataan orang Nasrani yang sudah mengikrarkan syahadat itu: "Karena anda sekarang sudah memeluk agama Islam, barang itu sekarang sudah menjadi kepunyaan anda!"

Percakapan antara dua orang itu disaksikan oleh hakim dan hadirin lainnya. Mereka ramai membicarakan kejadian yang sangat mengesankan itu.

Benarlah bahwa hanya orang muslim yang menghayati Islam sepenuhnya sajalah, yang dapat bersikap seperti Ali bin Abu Thalib r.a. Tetapi tak ada orang lain yang lebih terkesan dalam hatinya selain orang Nasrani yang kemudian jadi muslim itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!