Mengenal 4 Tipe Bidadari yang Ada di Surga

Minggu, 14 Maret 2021 - 05:00 WIB
Di surga kelak, ada bidadari-bidadari cantik jelita yang suci yang akan menjadi pendamping hamba-hamba yang taat kepada Allah Taala. Foto ilustrasi/ist
Banyak kenikmatan yang Allah tawarkan di dalam surga , tentunya untuk hamba-hamba yang Allah kehendaki. Salah satu di antaranya disebutkan bahwa akan ada para perempuan pendamping surga yang suci (bidadari), terjaga dan indah dipandang mata.



Allah Ta’ala berfirman,

وَبَشِّرِ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اَنَّ لَهُمۡ جَنّٰتٍ تَجۡرِىۡ مِنۡ تَحۡتِهَا الۡاَنۡهٰرُ‌ؕ ڪُلَّمَا رُزِقُوۡا مِنۡهَا مِنۡ ثَمَرَةٍ رِّزۡقًا ‌ۙ قَالُوۡا هٰذَا الَّذِىۡ رُزِقۡنَا مِنۡ قَبۡلُ وَاُتُوۡا بِهٖ مُتَشَابِهًا ‌ؕ وَلَهُمۡ فِيۡهَآ اَزۡوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ‌ۙ وَّهُمۡ فِيۡهَا خٰلِدُوۡنَ

“Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Setiap mereka diberi rezeki buah-buahan dalam surga-surga itu, mereka mengatakan, ‘Inilah yang pernah diberikan kepada kami dahulu.’ Mereka diberi buah-buahan yang serupa dan untuk mereka di dalamnya ada istri-istri yang suci (azwajun muthahharatun) dan mereka kekal di dalamnya.” (Qs. Al-Baqarah: 25).



Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah dalam bukunya, “Surga yang Allah Janjikan” mengumpulkan 4 karakter atau tipe perempuan pendamping penghuni surga, berikut di antaranya:

1. Maqshuratul Khiyam

Allah Ta’ala berfirman,

حُوۡرٌ مَّقۡصُوۡرٰتٌ فِى الۡخِيَامِ‌ۚ

“Bidadari yang dipinggit di dalam tenda-tenda (maqshuratun fil khiyam).” (QS. Ar-Rahman:72).

Maqshurat berarti ditahan atau dipingit. Abu Ubaidah mengatakan, bahwa para bidadari itu tinggal di dalam kemah. Sedangkan Muqatil mengatakan bahwa bidadari ditahan atau dipingit di dalam kemah. Di situ ada makna lain, yaitu mereka ditahan atau dipingit bersama suami mereka, sehingga mereka tidak melihat kepada selain sang suami.



Pendapat Muqatil tersebut sama dengan pendapat al-Farra yang mengatakan bahwa mereka hanya bersama suami mereka, mereka tidak menginginkan orang lain kecuali suami mereka, dan tidak melihat kepada selain suami mereka.

2. Khairatun Hisan

A;llah Ta'ala berfirman:

فِيۡهِنَّ خَيۡرٰتٌ حِسَانٌ‌ۚ

“Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik (khairatun hisan).” (QS. Ar-Rahman:70).

Khairat adalah jamak dari khairatun yang berarti baik. Sedangkan Hisan adalah jamak dari hasanah yang berarti rupawan. Khairatun terkait dengan kebaikan perilaku, sedangkan hasanah terkait dengan kecantikan wajah.

Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
وَاِذَا رَاَيۡتَ الَّذِيۡنَ يَخُوۡضُوۡنَ فِىۡۤ اٰيٰتِنَا فَاَعۡرِضۡ عَنۡهُمۡ حَتّٰى يَخُوۡضُوۡا فِىۡ حَدِيۡثٍ غَيۡرِهٖ‌ ؕ وَاِمَّا يُنۡسِيَنَّكَ الشَّيۡطٰنُ فَلَا تَقۡعُدۡ بَعۡدَ الذِّكۡرٰى مَعَ الۡقَوۡمِ الظّٰلِمِيۡنَ
Apabila engkau (Muhammad) melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka hingga mereka beralih ke pembicaraan lain. Dan jika setan benar-benar menjadikan engkau lupa akan larangan ini, setelah ingat kembali janganlah engkau duduk bersama orang-orang yang zhalim.

(QS. Al-An'am Ayat 68)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More