Ketika Imam Syafi'i Dituduh Syiah Rafidhah, Ini yang Sebenarnya
Kamis, 25 Maret 2021 - 16:16 WIB
Di antara tuduhan yang dialamatkan kepada beliau adalah bahwa beliau memiliki pemikiran Syi’ah Rafidhah , tetapi ini tuduhan dusta yang dibantah sendiri oleh Imam Syafi’i dalam sya’irnya yang sering beliau senandungkan::
"Seandainya rofidhi adalah mencintai keluarga Muhammad
Maka saksikanlah bahwa saya adalah seorang rofidhoh.
(Lihat Manaqib Syafi’i 2/71 oleh al-Baihaqi, Thobaqot Syafi’iyyah 1/299 oleh as-Subki).
Baca juga: Pandangan Islam Terhadap Syiah dan Ahmadiyah
Sungguh benar kata Imam adz-Dzahabi: “Barangsiapa menuduh Syafi’i memiliki pemikiran syi’ah maka dia telah berbuat dusta, tidak mengetahui apa yang dia ucapkan.
Imam Ahmad mendefinisikan Rafidhah adalah orang-orang yang bara’ (berlepas diri) dari para sahabat Nabi, mencela dan mencaci mereka.
Sedangkan menurut Syaikh Ismail bin Muhammad Al-Ashbahani, Rafidhah adalah orang-orang yang meninggalkan Zaid bin Ali karena tidak mau bara’ dari Abu bakar dan Umar. Mereka juga mencaci Abu Bakar, Umar dan orang-orang yang mencintai keduanya, serta membolehkan untuk memerangi umat.
Lucunya, ada yang menuduh Imam Syafi'i berpikir seperti itu. Seandainya beliau adalah syi’ah, maka tidak mungkin beliau mengatakan bahwa khalifah rasyidin itu lima: “Khalifah itu adalah lima: Abu Bakr, Umar, Utsman, Ali dan Umar bin Abdul Aziz”. (Lihat Manaqib Aimmah Arbaah hlm. 111 oleh Ibnu Abdil Hadi).
Imam Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan:
"Seandainya rofidhi adalah mencintai keluarga Muhammad
Maka saksikanlah bahwa saya adalah seorang rofidhoh.
(Lihat Manaqib Syafi’i 2/71 oleh al-Baihaqi, Thobaqot Syafi’iyyah 1/299 oleh as-Subki).
Baca juga: Pandangan Islam Terhadap Syiah dan Ahmadiyah
Sungguh benar kata Imam adz-Dzahabi: “Barangsiapa menuduh Syafi’i memiliki pemikiran syi’ah maka dia telah berbuat dusta, tidak mengetahui apa yang dia ucapkan.
Imam Ahmad mendefinisikan Rafidhah adalah orang-orang yang bara’ (berlepas diri) dari para sahabat Nabi, mencela dan mencaci mereka.
Sedangkan menurut Syaikh Ismail bin Muhammad Al-Ashbahani, Rafidhah adalah orang-orang yang meninggalkan Zaid bin Ali karena tidak mau bara’ dari Abu bakar dan Umar. Mereka juga mencaci Abu Bakar, Umar dan orang-orang yang mencintai keduanya, serta membolehkan untuk memerangi umat.
Lucunya, ada yang menuduh Imam Syafi'i berpikir seperti itu. Seandainya beliau adalah syi’ah, maka tidak mungkin beliau mengatakan bahwa khalifah rasyidin itu lima: “Khalifah itu adalah lima: Abu Bakr, Umar, Utsman, Ali dan Umar bin Abdul Aziz”. (Lihat Manaqib Aimmah Arbaah hlm. 111 oleh Ibnu Abdil Hadi).
Imam Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan:
Lihat Juga :