Menguak Misteri Trompet Malaikat Israfil sebagai Pertanda Hari Kiamat

Jum'at, 26 Maret 2021 - 16:02 WIB
Ilustrasi/NASA
SUNGGUH kiamat sudah sangat dekat . Abu Sa’id ra. mengungkapkan, Nabi Muhammad SAW bersabda “Bagaimana aku dapat merasakan nikmat, sebab malaikat pemegang sangkakala sudah memasukan sangkakala (ke mulutnya). Dan Ia pasti akan langsung meniup sangkakala itu, jika telah mendengar perintah untuk meniupnya.”

Para sahabat yang mendengarkan merasa takut, lalu Rasulullah SAW bersabda “Ucapkanlah, Hasbunallah wa ni'mal wakil .Cukupkanlah Allah sebagai penolong kami, dan Dia sebaik-baiknya pelindung. Hanya kepada Allah lah kami bertawakkal (berserah diri).” (HR Tirmidzi)

Baca juga: Dahsyatnya Kiamat (4): Kengerian Sehari Sama Dengan Waktu 50 Ribu Tahun di Dunia

Lalu, bagaimana bentuk trompet penggulung dunia itu? Seorang ulama kelahiran Baghdad, Abdullah bin Muhammad bin Abid bin Sufyan bin Qais, Abu Bakar bin Abi ad-Dunya al-Baghdadi al-Qurasyi atau Ibn Abi ad-Dunya melalui kitabnya yang berjudul Al-Ahwal, salah satunya membahas tentang dalil-dalil yang menguatkan trompet (as-shuur) kiamat .

Sebuah riwayat menyebutkan, alat itu terbuat dari bahan semacam tanduk binatang. Apa dan bagaimana tak bisa diketahui pasti. Yang jelas, trompet akan digunakan sebagai pertanda hari kiamat benar-benar telah datang.

Tak disebutkan, siapakah nama malaikat yang bertugas meniup trompet itu. Namun di riwayat lainnya nama Israfil mengemuka sebagai malaikat yang ditugasi untuk meniup trompet. Hanya ada keterangan bahwa di sebelah kanan malaikat tersebut berdiri Jibril dan sebelah kirinya Mikail . Sang peniup sangkakala itu, sebagaimana disebutkan riwayat lainnya, tengah siap sedia menjalankan tugasnya.

Begitu instruksi peniupan diberikan, ia segera melaksanakannya. Berapa lama jarak antara amar dan pelaksanaannya?

Tak perlu tempo lama, bisa jadi kecepatan pelaksanaannya sebelum kelopak mata berkedip. Apa yang bisa diperbuat jika saat itu datang?

Baca juga: Dahsyatnya Kiamat (3): Semua Manusia Mencari Nabi Muhammad untuk Minta Syafa'at

Rasulullah, dalam riwayat lainnya, memberikan gambaran situasi dan kondisi saat trompet yang diciptakan Allah setelah terciptanya langit dan bumi itu ditiup. Trompet tersebut dipercayakan kepada Israfil. Dan, siap sedia berada di bibirnya. Suasana kala itu sangat mengerikan dan dahsyat. Trompet ditiup sebanyak tiga kali.

Tiupan pertama adalah sebuah peringatan dan kejutan. Tiupan kedua untuk menghilangkan kesadaran atau pingsan. Dan yang ketiga, segenap manusia kembali dibangunkan untuk menghadap Sang Pencipta. Saat trompet dibunyikan pertama kali, atas perintah Allah, Israfil meniupkannya.

Seisi dunia kaget dan terkejut. Mereka porak-poranda. Saling berlarian. Tak ada tempat sembunyi. Suara trompet sangat keras. Tanah tempat makhluk berpijak bergerak. Laksana perahu yang diombang-ambingkan ombak. Ibu hamil pun seketika itu juga melahirkan, anak yang tengah menyusui berhenti, di sudut lain, setan mencoba melarikan diri. Para malaikat mengetahuinya, wajah mereka pun ditampar, kemudian para setan tak berkutik dan kembali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!