Menunda Haid Agar Tetap Bisa Berpuasa Ramadhan, Bolehkah?

Kamis, 15 April 2021 - 06:11 WIB
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam pernah menemui Aisyah (di kemahnya) ketika Aisyah menemani Rasulullah pada Haji Wada’. Ketika itu, Aisyah telah melakukan ihram untuk umrah, namun tiba-tiba datang haid sebelum sampai ke Mekkah. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menemui Aisyah, sementara Aisyah sedang menangis. Maka Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa yang menyebabkan kamu menangis?” Aisyah menjawab bahwa dia sedang haidh. Nabi bersabda, “Ini adalah keadaan yang telah Allah tetapkan untuk para putri Adam,”.

Baca juga: Punya Banyak Keunggulan, Garam Produksi UMK Bali Diekspor Hingga Amerika

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

“Tidak boleh melakukan yang berbahaya (kepada diri sendiri) dan tidak boleh menimbulkan bahaya (kepada orang lain),”. (HR. Ibnu Majah)

Untuk menjaga kesehatan, ada baiknya sebagai muslimah tetap menerima salah satu takdir Allah. Menurut Ustadz Muhammad Najihun dalam salah satu tulisannya di media sosial, baru-baru ini mengungkapkan, bagaimanapun, Allah begitu memuliakan perempuan dan meringankannya. Kaum muslimah dapat menganti puasa yang terlewat tersebut di bulan lainnya.

Baca juga: Penjelasan BMKG Terkait Terus Meningkatnya Bibit Siklon Tropis

Selain itu tidak perlu sedih dan khwatir, jika mendapatkan haidh ketika berpuasa bisa melakukan ibadah lainnya. Seperti:

1.Menghidangkan/ memberi makan orang yang berbuka puasa karena pahalanya sama dengan yang berpuasa

2.Membaca Al-Qur’an tanpa menyentuh mushaf, boleh dengan menggunakan media elektronik seperti ponsel, tablet, komputer, atau Al-Qur’an digital lainnya.

3.Bersedekah dan infak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!