Saatnya Menghamburkan Harta untuk Borong Pahala
Kamis, 15 April 2021 - 13:33 WIB
Baca juga: Mentadabburi dan Mengakrabi Al-Qur'an di Malam-malam Ramadhan
2. Harta yang diberikan kepada orang lain
Manfaat agama dari harta yang diberikan kepada orang lain itu ada empat macam.
a. Harta yang dipergunakan untuk bersedekah kepada fakir miskin. Pahala bersedekah kepada fakir miskin itu demikian banyak dan beragam.
b. Murūah,menjaga nama baik di hadapan masyarakat. Itulah harta yang diberikan kepada orang-orang kaya dan para tokoh sebagai jamuan tamu, hadiah dan bantuan. Hal termasuk kategori manfaat agama karena dengan ringan tangan dan hati membelanjakan harta untuk kepentingan semisal ini seorang mendapatkan kawan dan relasi.
Baca juga: Bukan Masalah, Pembentukan Denwalsus Bersifat Resiprokal
c. Harta untuk melindungi nama baik semisal berbagi harta untuk melindungi diri dari komentar-komentar miring tetangga, teman kerja dan lainnya. Termasuk juga harta yang diberikan kepada preman agar terjaga dari gangguannya.
d. Harta yang dikeluarkan sebagai upah untuk efisiensi waktu dalam ibadah kepada Allah. Dalam kehidupan sehari-hari ada banyak aktivitas yang harus dilakukan seandainya semuanya ditangani sendiri banyak waktu yang terbuang sehingga aktivitas ibadah banyak yang tersita untuk melakukan hal-hal tersebut. Orang yang kondisi ekonominya pas-pasan perlu secara langsung melayani dirinya sendiri.
Baca juga: 4 Saham Ini Kena Suspensi BEI karena Peningkatan Harga Kumulatif
Bagi orang yang kaya raya dan shaleh semua kebutuhan yang bisa diserahkan kepada orang lain dengan mengupahnya namun dilakukan sendiri adalah sebuah kerugian. Ada banyak aktivitas bernilai ibadah yang tidak bisa diperankan oleh orang lain. Semisal kegiatan belajar atau mengajar ilmu agama dan berbagai ibadah individual atau pun ibadah sosial contohnya membesuk orang sakit. Bagi orang yang memiliki harta yang berlimpah kebutuhan melakukan aktivitas ilmu dan ibadah ini lebih besar dibandingkan kebutuhan untuk melakukan aktivitas harian non ilmu dan ibadah.
2. Harta yang diberikan kepada orang lain
Manfaat agama dari harta yang diberikan kepada orang lain itu ada empat macam.
a. Harta yang dipergunakan untuk bersedekah kepada fakir miskin. Pahala bersedekah kepada fakir miskin itu demikian banyak dan beragam.
b. Murūah,menjaga nama baik di hadapan masyarakat. Itulah harta yang diberikan kepada orang-orang kaya dan para tokoh sebagai jamuan tamu, hadiah dan bantuan. Hal termasuk kategori manfaat agama karena dengan ringan tangan dan hati membelanjakan harta untuk kepentingan semisal ini seorang mendapatkan kawan dan relasi.
Baca juga: Bukan Masalah, Pembentukan Denwalsus Bersifat Resiprokal
c. Harta untuk melindungi nama baik semisal berbagi harta untuk melindungi diri dari komentar-komentar miring tetangga, teman kerja dan lainnya. Termasuk juga harta yang diberikan kepada preman agar terjaga dari gangguannya.
d. Harta yang dikeluarkan sebagai upah untuk efisiensi waktu dalam ibadah kepada Allah. Dalam kehidupan sehari-hari ada banyak aktivitas yang harus dilakukan seandainya semuanya ditangani sendiri banyak waktu yang terbuang sehingga aktivitas ibadah banyak yang tersita untuk melakukan hal-hal tersebut. Orang yang kondisi ekonominya pas-pasan perlu secara langsung melayani dirinya sendiri.
Baca juga: 4 Saham Ini Kena Suspensi BEI karena Peningkatan Harga Kumulatif
Bagi orang yang kaya raya dan shaleh semua kebutuhan yang bisa diserahkan kepada orang lain dengan mengupahnya namun dilakukan sendiri adalah sebuah kerugian. Ada banyak aktivitas bernilai ibadah yang tidak bisa diperankan oleh orang lain. Semisal kegiatan belajar atau mengajar ilmu agama dan berbagai ibadah individual atau pun ibadah sosial contohnya membesuk orang sakit. Bagi orang yang memiliki harta yang berlimpah kebutuhan melakukan aktivitas ilmu dan ibadah ini lebih besar dibandingkan kebutuhan untuk melakukan aktivitas harian non ilmu dan ibadah.
Lihat Juga :