Mentadabburi dan Mengakrabi Al-Qur'an di Malam-malam Ramadhan
Rabu, 14 April 2021 - 17:20 WIB
loading...
Di bulan suci ini tidak selayaknya kita melewatkan hari-hari terutama lagi di malam-malam harinya untuk membaca al-Qur’an, meningkatkan keakraban kita dengannya. Foto istimewa
A
A
A
Semakin akrab dengan Al-Qur'an di malam-malan hari selama Ramadhan merupakan rutinitas yang dicontohkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam. Apalagi bulan Ramadhan memiliki kekhususan terkait dengan Al-Qur’an.
Baca juga: Puasa Tapi Tidak Sholat, Bagaimana Hukumnya?
Sebagaimana firman Allah azza wa jalla,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ
"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran (Qs. al-Baqarah : 185)
Nah muslimah, rutinitas teladan yang dilakukan Rasulullah ini juga diwarisi oleh para pewaris Nabi , mereka adalah para salafus shaleh, para pendahulu kita yang baik. Mereka membaca al-Qur’an pada setiap bulan Ramadhan di dalam shalat dan di luar shalat, terutama di malam-malam hari Ramadhan. Mereka juga mentadabburinya setiap malam.
Baca juga: Isi Waktu Luang Puasa dengan Cara Terbaik Ini
Dirangkum dari beberapa sumber, beberapa contoh salafus shaleh yang melakukannya, yakni Al-Aswad, ia membaca al-Qur’an setiap dua malam pada seluruh bulan dalam setahun, dan pada bulan Ramadhan ia membaca Al-Qur’an setiap malam.
Imam asy-Syafi’i di bulan Ramadhan dapat mengkhatamkan al-Qur’an sebanyak 60 kali, beliau membacanya di luar sholat. Kebiasaan beliau di luar bulan Ramadhan mengkhatamkan bacaan al-Qur’an setiap tiga malam, dan di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan beliau mengkhatamkan bacaannya setiap malam di dalam sholat.
Baca juga; Mustajabnya Berdoa di 4 Waktu Bulan Ramadhan Ini
Baca juga: Puasa Tapi Tidak Sholat, Bagaimana Hukumnya?
Sebagaimana firman Allah azza wa jalla,
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ
"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran (Qs. al-Baqarah : 185)
Nah muslimah, rutinitas teladan yang dilakukan Rasulullah ini juga diwarisi oleh para pewaris Nabi , mereka adalah para salafus shaleh, para pendahulu kita yang baik. Mereka membaca al-Qur’an pada setiap bulan Ramadhan di dalam shalat dan di luar shalat, terutama di malam-malam hari Ramadhan. Mereka juga mentadabburinya setiap malam.
Baca juga: Isi Waktu Luang Puasa dengan Cara Terbaik Ini
Dirangkum dari beberapa sumber, beberapa contoh salafus shaleh yang melakukannya, yakni Al-Aswad, ia membaca al-Qur’an setiap dua malam pada seluruh bulan dalam setahun, dan pada bulan Ramadhan ia membaca Al-Qur’an setiap malam.
Imam asy-Syafi’i di bulan Ramadhan dapat mengkhatamkan al-Qur’an sebanyak 60 kali, beliau membacanya di luar sholat. Kebiasaan beliau di luar bulan Ramadhan mengkhatamkan bacaan al-Qur’an setiap tiga malam, dan di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan beliau mengkhatamkan bacaannya setiap malam di dalam sholat.
Baca juga; Mustajabnya Berdoa di 4 Waktu Bulan Ramadhan Ini
Lihat Juga :