Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
Selasa, 20 April 2021 - 08:05 WIB
Suasana ibadah menjelang Maghrib di Masjid Nabawi Madinah. Keramaian jamaah tetap menjaga jarak dan membatasi pergerakan. Foto Februari 2021/dok SINDOnews
Ramadhan disebut Ash-shiyam yang hakikatnya adalah Al-Imsak atau menahan. Bukan hanya menahan diri dari aktivitas makan dan minum, tetapi menahan diri dari apa yang kita ucapkan dengan lisan agar terhindar dari perkataan kotor.
Ramadhan adalah bulan iman, bulan beribadah dan bulan penuh ketakwaan. Karena itu sebaiknya manusia tidak mengotori hati dan lisannya. Sudah seharusnya kita menghilangkan sesuatu dari lisan kita yang dapat menghilangkan pahala puasa.
Baca Juga: Satu-satunya Amalan di Bulan Ramadhan Bertabur Pahala
Inilah rahasia keberkahan Ramadhan ketika seseorang mampu menahan lisan dan membersihkan hatinya. Ramadhan akan mencuci segala dosa-dosa.
Dalam Tafsir Ar-Razi disebutkan, bulan ini dinamai dengan Ramadhan dikarenakan membakar dosa-dosa, yaitu membakar dosa-dosa itu dengan amal-amal saleh.
"Setelah Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, maka kesempatan emas bagi kita untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya," kata Habib Quraisy Baharun dalam satu tausiyahnya.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
...وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَه ..
رواه الترمذي ورواه البخاري
"Dan celakalah seseorang yang kedatangan bulan Ramadhan kemudian berlalu sebelum diampuni disa-dosanya." (HR. At-Tirmidzi,Al-Bukhari)
Ramadhan adalah bulan iman, bulan beribadah dan bulan penuh ketakwaan. Karena itu sebaiknya manusia tidak mengotori hati dan lisannya. Sudah seharusnya kita menghilangkan sesuatu dari lisan kita yang dapat menghilangkan pahala puasa.
Baca Juga: Satu-satunya Amalan di Bulan Ramadhan Bertabur Pahala
Inilah rahasia keberkahan Ramadhan ketika seseorang mampu menahan lisan dan membersihkan hatinya. Ramadhan akan mencuci segala dosa-dosa.
Dalam Tafsir Ar-Razi disebutkan, bulan ini dinamai dengan Ramadhan dikarenakan membakar dosa-dosa, yaitu membakar dosa-dosa itu dengan amal-amal saleh.
"Setelah Allah mempertemukan kita dengan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, maka kesempatan emas bagi kita untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya," kata Habib Quraisy Baharun dalam satu tausiyahnya.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
...وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَه ..
رواه الترمذي ورواه البخاري
"Dan celakalah seseorang yang kedatangan bulan Ramadhan kemudian berlalu sebelum diampuni disa-dosanya." (HR. At-Tirmidzi,Al-Bukhari)
Lihat Juga :