3 Golongan Orang yang Celaka Meskipun Bertemu Ramadhan
Jum'at, 23 April 2021 - 03:00 WIB
Mengaku agamanya Islam, tapi tidak mau berpuasa. Padahal mereka tidak sakit, tidak sedang dalam kondisi bepergian, tidak sedang haid dan nifas, tidak juga menyusui.
3. Orang-orang muslim yang berpuasa, namun puasanya sia-sia.
Golongan ketiga ini tidak mendapatkan ampunan. Mereka adalah orang yang puasanya tidak ikhlas, orang yang puasanya asal-asalan sehingga tidak sah, dan orang yang puasanya hanya sekadar menahan lapar dan dahaga saja.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلاَّ الْجُوعُ
"Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa baginya kecuali rasa lapar." (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)
Di antaranya, mereka suka berkata keji, suka mengumpat, dan berbuat dusta. Padahal Nabi berpesan: "Puasa adalah perisai, maka barang siapa sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak keras, jika seseorang mencela atau mengajaknya bertengkar hendaklah dia mengatakan: aku sedang berpuasa." (Muttafaq 'alaih)
Di riwayat lain disebutkan, "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan palsu dan pengamalannya, maka Allah tidak mempunyai keperluan untuk meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya)." (HR Al-Bukhari)
Semoga kita dijauhkan dari tiga golongan yang celaka ini. Sebaliknya, semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beruntung, yang menjumpai Ramadhan dan mendapatkan ampunan-Nya.
Baca Juga: Hari ke-10 Ramadhan! Jangan Cemaskan Rezeki, Khawatirkanlah Amalanmu
3. Orang-orang muslim yang berpuasa, namun puasanya sia-sia.
Golongan ketiga ini tidak mendapatkan ampunan. Mereka adalah orang yang puasanya tidak ikhlas, orang yang puasanya asal-asalan sehingga tidak sah, dan orang yang puasanya hanya sekadar menahan lapar dan dahaga saja.
Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
رُبَّ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلاَّ الْجُوعُ
"Betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa baginya kecuali rasa lapar." (HR. An-Nasai dan Ibnu Majah)
Di antaranya, mereka suka berkata keji, suka mengumpat, dan berbuat dusta. Padahal Nabi berpesan: "Puasa adalah perisai, maka barang siapa sedang berpuasa janganlah berkata keji dan berteriak keras, jika seseorang mencela atau mengajaknya bertengkar hendaklah dia mengatakan: aku sedang berpuasa." (Muttafaq 'alaih)
Di riwayat lain disebutkan, "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan palsu dan pengamalannya, maka Allah tidak mempunyai keperluan untuk meninggalkan makanan dan minumannya (puasanya)." (HR Al-Bukhari)
Semoga kita dijauhkan dari tiga golongan yang celaka ini. Sebaliknya, semoga kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beruntung, yang menjumpai Ramadhan dan mendapatkan ampunan-Nya.
Baca Juga: Hari ke-10 Ramadhan! Jangan Cemaskan Rezeki, Khawatirkanlah Amalanmu
(rhs)
Lihat Juga :