Agar Tidak Pikun di Usia Tua, Ini Amalannya
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:38 WIB
"Kemudian kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (yakni berusia tua renta), kecuali orang-orang yang beriman."
Beliau berkata: "Mereka itu orang-orang yang membaca Al-Qur'an." (HR. Al-Hakim, Shahih At-Targhib wat Tarhib 1435)
Imam Al-Qurthubi mengatakan: "Siapapun yang rajin membaca Al-Qur'an maka ingatannya akan dijadikan segar meski ia telah berusia 100 tahun".
Sebagaimana diketahui, Al-Qur'an adalah kalam Allah yang memiliki mukjizat agung. Al-Qur'an disebut juga sebagai Asy-Syifa atau obat segala penyakit kejiwaan sehingga siapa saja yang membacanya akan mendapatkan ketenangan. Di ayat lain Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'du: 28)
Dari sahabat Abu Musa Al-Asy’ari berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Perumpaan seorang mukmin yang rajin membaca Al-Qur'an adalah seperti buah Al-Atrujah: aromanya wangi dan rasanya enak. Perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti buah tamr (kurma): tidak ada aromanya namun rasanya manis. Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur'an adalah seperti buah Raihanah: aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti buah Hanzhalah: tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Keutamaan Membaca Al-Qur'an dengan Mushaf
Wallahu A'lam
Beliau berkata: "Mereka itu orang-orang yang membaca Al-Qur'an." (HR. Al-Hakim, Shahih At-Targhib wat Tarhib 1435)
Imam Al-Qurthubi mengatakan: "Siapapun yang rajin membaca Al-Qur'an maka ingatannya akan dijadikan segar meski ia telah berusia 100 tahun".
Sebagaimana diketahui, Al-Qur'an adalah kalam Allah yang memiliki mukjizat agung. Al-Qur'an disebut juga sebagai Asy-Syifa atau obat segala penyakit kejiwaan sehingga siapa saja yang membacanya akan mendapatkan ketenangan. Di ayat lain Allah berfirman: "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'du: 28)
Dari sahabat Abu Musa Al-Asy’ari berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Perumpaan seorang mukmin yang rajin membaca Al-Qur'an adalah seperti buah Al-Atrujah: aromanya wangi dan rasanya enak. Perumpamaan seorang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti buah tamr (kurma): tidak ada aromanya namun rasanya manis. Perumpamaan seorang munafiq namun ia rajin membaca Al-Qur'an adalah seperti buah Raihanah: aromanya wangi namun rasanya pahit. Sedangkan perumpaan seorang munafiq yang tidak membaca Al-Qur'an adalah seperti buah Hanzhalah: tidak memiliki aroma dan rasanya pun pahit." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: Keutamaan Membaca Al-Qur'an dengan Mushaf
Wallahu A'lam
(rhs)
Lihat Juga :