Berkurban Atas Nama Orang Tua atau Orang Lain, Bagaimana Pahalanya?

Senin, 19 Juli 2021 - 10:30 WIB
Baca juga: Asrama Haji Pondok Gede Jadi RS Rujukan Covid-19, Erick Thohir Resmikan Siang Ini

"Tapi kalau bisa Anda juga tetap cari kambing lagi (kurban) dong. Mungkin ada rezeki. Kalau memberikan kurban kepada orang agar ia berkurban. Misalnya, kita sembelihkan kambing kita berikan kepada orang lain agar dia berkurban, maka orang itulah yang mendapat kurban," terangnya.

Buya Yahya menjelaskan, yang memberikannya mendapat pahala menolong orang berkurban, berderma, dan bersedekah. "Ada kesenanagan bagi orang tua, kegembiraan, mungkin orang tua rindu karena selama ini tidak sempat berkurban, gak punya uang," ujar Buya Yahya.

Baca juga: Mendagri Larang Satpol PP Pakai Kekerasan untuk Tegakkan PPKM Darurat

Ia menegaskan soal kurban perlu penekanan bahwa kurban merupakan sunnah setiap tahunnya. Bukan seumur hidup sekali. "Seperti sebagaian orang kalau ditanya 'Sudah kurban bu? Sudah. Kapan? 5 tahun yang lalu'," Buya Yahya mencontohkan.

Buya Yahya menekankan, bahwa kurban itu setiap tahun bukan seumur hidup sekali. Bagi yang mampu, silakan setiap tahun berkurban. Sedangkan niatnya untuk siapa berkurban silakan saja, itu sebagai pahala sedekah dan berderma.

Baca juga: Lapas Bulak Kapal Dirazia, Petugas Temukan Barang Berbahaya di Kamar Tahanan

Wallahu A'lam
(wid)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!