Kisah Surat Thaha dan Umar Bin Khattab yang Mengagumkan

Minggu, 01 Agustus 2021 - 05:00 WIB
Mendengar itu, Umar langsung bergegas mendatangi saudara perempuannya yang saat itu sedang belajar Qur'an (Surat Thaha) kepada Khabab bin Al-Arat. Umar mendapati Khabbab bin Al-Aratt membawa lembaran Al-Qur'an bertuliskan "Thaha".

Melihat Umar datang, spontan Khabbab menyelinap ke bagian belakang rumah, sedangkan saudara perempuan Umar menutupi lembaran Al-Qur'an tersebut. "Apa gerangan suara bisik-bisik yang aku dengar dari kalian?" kata Umar.

Kemudian saudara perempuan Umar dan suaminya berkata, "Kami tidak sedang membicarakan apa-apa, hanya sekadar perbincangan di antara kami." Umar berkata lagi: "Tampaknya, kalian berdua sudah menjadi penganut ash-Shabiah (sebutan terhadap pengikut Islam)."

Iparnya berkata, "Wahai Umar! Bagaimana pendapatmu jika kebenaran itu berada pada selain agamamu?" Mendengar itu, Umar melompat ke arah iparnya itu lalu menginjak-injaknya dengan keras. Lantas saudara perempuannya datang dan membantu suaminya menjauh darinya, namun dia justru ditampar oleh Umar, sehingga darah mengalir dari wajahnya (dalam riwayat Ibnu Ishaq disebutkan bahwa dia memukulnya, sehingga terluka memar).

Saudaranya berkata dalam keadaan marah, "Wahai Umar ! Jika kebenaran ada pada selain agamamu, maka bersaksilah bahwa tiada Tuhan (Yang berhak disembah) selain Allah dan bersaksilah bahwa Muhammad adalah Rasulullah."

Ketika Umar merasa putus asa dan menyaksikan kondisi saudaranya yang berdarah, Umar menyesal dan merasa iba, lalu berkata, "Berikan yang ada di tangan kalian ini kepadaku dan bacakan untukku!" Saudaranya itu berkata, "Sesungguhnya engkau itu kotor, dan tidak ada yang boleh menyentuhnya melainkan orang-orang yang suci; oleh karena itu, berdiri dan mandilah!"

Kemudian Umar berdiri dan mandi, lalu mengambil kitab itu dan membaca: Bismilillahirrahmanirrahmin (Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang). Umar berseloroh, "Sungguh nama-nama yang baik dan suci."

Ketika Umar melanjutkan membaca Surah Thaha hingga sampai pada ayat 14:

إِنَّنِىٓ أَنَا ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَٱعْبُدْنِى وَأَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِذِكْرِىٓ


"Sesungguhnya aku ini adalah Allah, tidak ada tuhan selain Aku dan dirikanlah sholat untuk mengingstku." (QS Thaha: 14)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!