3 Penyakit Manusia dan Cara Mengobatinya Kata Rasulullah

Senin, 06 September 2021 - 21:11 WIB
Prasangka dalam kehidupan merupakan proses kognitif yang berlangsung setiap hari baik pada orang yang baru kita kenal maupun pada teman sehari-hari. Informasi yang berhubungan dengan prasangka sering kali diberi perhatian lebih, atau diproses secara lebih hati-hati, daripada informasi yang tidak berhubungan dengan hal tersebut (contoh, Blascovich dkk., 1997)

Sebagai sebuah sikap, prasangka juga melibatkan perasaan negatif atau juga emosi pada orang yang dikenai prasangka ketika saling bertemu atau hanya dengan memikirkan seseorang yang tidak disukai (Bodenhausen, Kramer & Susser, 1994; Vanman dkk,1997).

Berprasangka yang dikonotasikan negatif ini, tentunya akan terus mencari kepuasan sendiri dengan mencari-cari kesalahan yang pada akhirnya membangun opini negatif yang digelindingkan melalui pergunjingan. Sungguh ini sangat tidak baik. Semua lapisan masyarakat mengalami ini, bahkan setiap individu akan sangat rentan berbuat hal demikian.

Maka Baginda shallallahu 'alaihi wasallam mengingatkan kita akan tiga penyakit tersebut. Ketiganya adalah thiyaroh, dengki dan prasangka buruk.

1. Thiyaroh

Apa yang dimaksud dengan Thiyaroh? Menurut Syekh Muhammad Shalih Al-Munajjid, Thiyaroh adalah merasa bernasib sial. Atau meramal nasib buruk dengan melihat burung, binatang lainnya atau apa saja. Di zaman Nabi, jika hendak melakukan perjalanan, orang-orang terlebih dahulu melihat arah terbang burung yang dilepas, jika ia terbang ke kanan, maka pertanda baik. Apabila terbang ke kiri pertanda buruk.

Di zaman daring (dalam jaringan) saat ini, foto selfie juga bisa terkena Thiyaroh. Masih ada yang beranggapan apabila foto bertiga maka yang di tengah akan mati, padahal yang mengambil foto pun mati.

Jika menabrak kucing harus segera ditanam di lokasi tertabrak. Jika tidak, akan ditimpa kesialan. Inilah contoh-contoh penyakit Thiyarah. Obatnya adalah jangan dituruti dan jangan diyakini karena segala sesuatu itu telah Allah takdirkan.

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW saat merasa khawatir dan takut akan sesuatu yaitu membaca: "Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa' wa Huwas samii'ul 'aliim. (Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (Diriwayatkan Imam Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

2. Dengki

Dalam KBBI, dengki diartikan sebagai menaruh perasaan marah atau benci atau tidak suka, karena sangat iri kepada keberuntungan orang lain. Perilaku inipun melekat pada manusia, dan disebut sebagai penyakit oleh Nabi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!