Sebelum Kenabian, Sepupu Umar bin Khattab Sudah Berakidah Tauhid

Senin, 01 Juni 2020 - 11:36 WIB
Yang ‘kan kusembah ketika engkau membagi-bagi jatah?

Kutinggalkan Lata dan ‘Uzza seluruhnya

Demikianlah yang dilakukan si orang yang amat sabar

Maka bukanlah ‘Uzza yang kusembah, tidak juga kedua putrinya

Tak pula dua berhala Bani ‘Amr yang ‘kan kuziarahi

Bukan pula Ghanam yang ‘kan kusembah padahal dia adalah rabb kita saat ini,

Karena akalku masih waras

Aku heran

Pada malam-malam terdapat perkara yang mengagumkan

Begitu pula siang hari,

Orang yang berakal pasti tahu

Bahwa sungguh Allah benar-benar membinasakan banyak orang

Itulah nasib manusia fajir

Dan tersisalah golongan lain, yaitu para pelaku kebajikan

Anak kecil tumbuh sehat

Seseorang yang pingsan dan sadar kembali,

Suatu hari ia menjelaskan kepada kita

Sebagaimana tingginya ranting pohon yang subur

Akan tetapi aku menyembah Ar-Rahman Rabb-ku

Agar Rabb-ku yang Maha Pengampun berkenan mengampuni dosaku

Maka takwa kepada Allah Rabb kalian,

Jagalah ketakwaan itu

Bilamana kalian menjaganya, kalian tak ‘kan binasa

Engkau melihat orang-orang yang berbuat kebajikan

Negeri mereka adalah taman-taman surga

Dan bagi orang-orang kafir tungku api yang menyala

Serta kehinaan hidup,

Adapun bila mereka mati,

Mereka berjumpa dengan sesuatu yang menyempitkan dada. (Lihat As-Sirah An-Nabawiyyah, 1:162. (Baca Juga: Perang Khaibar (1): Upaya Menaklukkan Kaum Yahudi di Jazirah Arab )
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!