Mushaf Al-Qur'an: Benda Paling Bid'ah

Rabu, 20 Oktober 2021 - 23:07 WIB
Akhirnya Abu Bakar bisa melihat sisi positifnya penyusunan mushaf dan menjadikannya projek besar yang fenomenal. Lucunya, ketika Abu Bakar dan Umar, sebagai dua orang paling ahli dalam agama Islam meminta Zaid bin Tsabit untuk melakukannya, ternyata reaksi Zaid pun menolak mentah-mentah.

Alasannya sama, apa urusannya melalukan pekerjaan yang sama sekali Nabi tidak pernah memerintahkannya, bahkan mengisyaratkan pun tidak pernah juga. Zaid malah berkilah, perintahkan saja dia untuk memindahkan gunung Uhud. Itu lebih logis dan pasti akan dilaksanakan, ketimbang menyusun mushaf yang sangat tidak sejalan dengan apa yang mereka alami selama bersama Rasulullah.

Kalau pakai bahasa anak alay sekarang, seandainya perbuatan itu baik, pastilah Nabi Muhammad sudah melalukannya. Faktanya, Nabi yang mulia wafat dan sama sekali tidak meninggalkan mushaf sebagaimana yang kita kenal sekarang. Juga tidak pernah memerintahkannya. Bagaimana mungkin tiba-tiba kita melakukan sesuatu yang sama sekali tidak Beliau perintahkan?

Statusnya jelas-jelas 100% bid'ah. Namun, sejarah mencatat bahwa seluruh umat Islam tanpa kecuali menerima mushaf Al-Qur'an 30 juz, sepanjang 14 abad ini. Belum pernah ada pihak yang mengharamkan mushaf ini.

Baca Juga: Ada 13 Mazhab dalam Islam, Tapi Hanya 4 yang Populer



(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!