Mengenal Rasm Utsmani, Mushaf Qur'an Standar Indonesia (1)

Kamis, 15 April 2021 - 15:36 WIB
loading...
Mengenal Rasm Utsmani,...
Salah satu mushaf Al-Quran Rasm Utsmani yang dijual di Indonesia. Foto/Ist
A A A
Al-Qur'an merupakan Kalamullah yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم. Sejarah diturunkannya Al-Qur'an ini terjadi di bulan Ramadhan dan di malam yang mulia (Lailatul-Qadar).

Al-Qur'an pertama kali turun di Gua Hira. Kalam Allah ini dibacakan langsung oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad hingga kemudian disempurnakan secara berangsur selama dua periode yaitu Makkah dan Madinah.

Baca Juga: Sejarah Turunnya dan Tujuan Pokok Alquran

Sepeninggal Rasulullah, pembukuan Al-Qur'an mulai digagas di zaman Khalifah Abu Bakar, kemudian berlanjut ke zaman Umar radhiyallahu'anhu. Mushaf Al-Qur'an baru sempurna dibukukan pada zaman Sayyididina Utsman Bin Affan radhiyallahu 'anhu.

Metode penulisan Al-Qur'an inilah yang disebut dengan Rasm. Adapun yang sangat populer di Indonesia adalah Rasm Utsmani yang dinisbahkan kepada Sayidina Utsman Bin Affan. Beliaulah yang mengarahkan supaya Al-Qur'an disalin ke dalam beberapa mushaf dengan menggunakan Rasm tersebut.

Dilansir dari Lajnah Kemenag, mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia adalah Mushaf Al-Qur'an yang dibakukan cara penulisannya (rasm), harakat, tanda baca dan tanda wakafnya berdasarkan hasil Musyawarah Kerja (Muker) Ulama Al-Qur’an I-IX (1974-983) dan dijadikan sebagai pedoman penerbitan mushaf Al-Qur’an di Indonesia.

Dr Zainal Arifin Madzkur, Peneliti dan Pentashih di LPMQ Balitbang dan Diklat Kementerian Agama mengatakan, sebagaimana diketahui, mushaf-mushaf yang beredar di Indonesia pada tahun 1970-an didominasi mushaf model Bombay. Mushaf itulah yang kemudian pada Muker Ulama Al-Qur’an yang berlangsung 9 tahun banyak dijadikan pijakan untuk menyusun rumusan-rumusan cara penulisan (rasm), harakat, tanda baca dan tanda wakaf yang nantinya pada Muker ke IX/1983 ditetapkan dalam format yang baru dengan diberi nama, ‘Mushaf Al-Qur’an Standar Indonesia’ atau 'Mushaf Standar Indonesia.'
Mengenal Rasm Utsmani, Mushaf Qur'an Standar Indonesia (1)

Semua huruf yang dibaca ditulis lengkap dengan harakat, sebaliknya yang tidak dibaca akan dihilangkan baris harakatnya. Demikian pula tanda-tanda wakafnya, yang sebelumnya ada 12 tanda wakaf, dalam Mushaf Standar Indonesia yang disahkan oleh Menteri Agama melalui KMA No. 25/1984 disederhanakan menjadi tujuh.

Dalam sejarah perkembangan Al-Qur’an di Indonesia, kehadiran Mushaf Standar Indonesia dinilai cukup efektif dalam menyeragamkan semua cetakan dan penerbitan Al-Qur’an. Persoalan-persoalan perbedaan penulisan, harakat, tanda baca dan tanda wakaf hampir tidak lagi terulang. Bahkan LPMQ yang berdiri dari tahun 1957 pun dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam banyak hal semakin dimudahkan.

Di sisi lain, LPMQ yang tadinya merupakan tim ad hoc, sejak 2007 menjadi satuan kerja tersendiri. Upaya-upaya penelitian dan pengembangan terkait dengan isu-isu kealqur’anan juga menjadi bahan kajian khusus selain tugas dan fungsinya untuk mengeluarkan surat tanda tashih bagi setiap mushaf Al-Qur’an yang diterbitkan di Indonesia. Belakangan muncul beberapa pertanyaan terkait dengan pilihan-pilihan cara penulisan yang dalam disiplin ilmu Al-Qur’an dikenal dengan istilah rasm.

Kenapa Mushaf Standar Indonesia ketika menuliskan kata صراط tertulis dengan Alif setelah Ra', sementara Mushaf Madinah tidak dan hanya diberi tanda harakat kecil berdiri (صرط)? Pertanyaan itu sejatinya sudah dijawab pada abad ke-5 H/ 11 M. Pola penulisan Mushaf Standar ternyata bersesuaian dengan riwayat Abu Amr al-Dani (wafat 444 H/1052 M), sementara Mushaf Madinah mengacu riwayat Abu Dawud (wafat 496 H/ 1102 M).

Dalam konteks konsistensi riwayat al-Dani inilah sebenarnya, Mushaf Al-Qur'an Standar Indonesia yang pada Mukernas Ulama Al-Qur'an di Bogor pada tanggal 25-27 September 2018 dengan melibatkan 110 Ulama dari dalam dan luar negeri berusaha untuk disempurnakan.

(Bersambung)!

Baca Juga: Sejarah Ilmu Tafsir Al-Qur'an, Pengertian dan Jenisnya (2)
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Artikel Terkait
Momen Vicky Shu Belajar...
Momen Vicky Shu Belajar Al-Fatihah Bahasa Isyarat Bersama Disabilitas Tunarungu
Berapa Lama Seluruh...
Berapa Lama Seluruh Ayat Al Quran Diturunkan? Ini Fakta di Balik 22 Tahun Perjalanannya!
Dukung Pemenuhan Kebutuhan...
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Al-Qur'an, Sinar Mas Wakafkan 2.000 Mushaf kepada ICMI
Segera Hadir untuk Umat...
Segera Hadir untuk Umat Muslim, Al-Qur’an Terjemah Bahasa Betawi
Penjelasan Mulianya...
Penjelasan Mulianya Kedudukan Perempuan dalam Al-Qur'an
Wamenag Jelaskan Inovasi...
Wamenag Jelaskan Inovasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat kepada Menteri Besar Kelantan
Rekomendasi
Robot Apung Mulai Kumpulkan...
Robot Apung Mulai Kumpulkan Data Pertama di Bawah Es Antartika
China Berhasil Abadikan...
China Berhasil Abadikan Ledakan Bintang Paling Terang di Alam Semesta
Gas Inti Bumi Terdeteksi...
Gas Inti Bumi Terdeteksi Bocor, Penduduk Dunia Diminta Waspada
Artikel Terkini
Mengapa Berbhakti pada...
Mengapa Berbhakti pada Ibu Didahulukan dalam Islam? Ini Penjelasan Al Quran dan Hadis
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
10 Cara Berbakti kepada...
10 Cara Berbakti kepada Ibu Menurut Islam, Terinspirasi Momen Haru Timnas Maroko di Piala Dunia 2026
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
7 Ayat Al-Quran tentang...
7 Ayat Al-Qur'an tentang Akhlak yang Wajib Diketahui Setiap Muslim, Lengkap dengan Penjelasannya
Infografis
Berjasa dalam Penemuan...
Berjasa dalam Penemuan Obat Kanker, 3 Ilmuwan Meraih Nobel Kimia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved