Pertempuran Piramida, Ketika Kaisar Napoleon Taklukkan Mamluk dan Kuasai Kairo
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 17:56 WIB
Pertempuran Piramida adalah perang antara pasukan Napoleon melawan pasukan Mamluk yang dipimpin oleh Murad Bey dan Ibrahim Bey. (Foto/Ilustrasi: Wikipedia)
Invasi Prancis ke Mesi r yang dipimpin Kaisar Napoleon Bonaparte awalnya tanpa hambatan. Napoleon bersama 36.000 tentaranya mendarat di Aleksandria pada 1 Juli 1798.
Pertempuran besar pertama antara pasukan Napoleon dan pasukan Muslim, Dinasti Mamluk, baru terjadi 20 hari kemudian, pada 21 Juli 1798. Pertempuran ini terjadi di pinggiran kota Kairo, 14 km dari Piramida.
Baca juga: Kaisar Napoleon Berjuluk Ali Bonaparte karena Biayai Acara Maulid Nabi di Mesir
Menurut Napoleon, jumlah pasukan Prancis 25.000 orang, melawan 78.000 orang pasukan Mamluk yang dipimpin oleh Murad Bey dan Ibrahim Bey.
Jumlah pasukan Mamluk yang tiga kali lipat jumlah pasukan Napoleon, dianggap kalangan sejarawan sebagai yang dibesar-besarkan.
Kuda Pasukan Mamluk
Sebelum pertempuran dimulai, pukul 3.00 pagi Napoleon berkata kepada prajuritnya, “prajurit, empat puluh abad memandang rendah kepada kalian.” Maksud perkataan Napoleon adalah mengacu kepada bangunan Piramida yang menjulang tinggi yang terlihat dari kejauhan.
Ia lalu mengeluarkan penghinaannya terhadap Islam. "Anda telah datang ke negara ini," kata Napoleon kepada prajuritnya lagi. "Untuk menyelamatkan penduduk dari barbarisme, dan untuk membawa peradaban ke Timur."
Para prajurit Prancis melihat di hadapan mereka kuda-kuda yang sangat bagus milik pasukan Mamluk, kuda-kuda itu berjingkrak mengancam dan mendengus di siang hari yang panas, pertanda bahwa mereka siap untuk bertempur.
Setiap pengendara kuda bersenjatakan senapan, sepasang pistol, beberapa tombak dengan ujungnya yang terbuat dari dahan palem yang ditajamkan, dan pedang pendek melengkung yang terbuat dari baja Damaskus hitam.
Pertempuran besar pertama antara pasukan Napoleon dan pasukan Muslim, Dinasti Mamluk, baru terjadi 20 hari kemudian, pada 21 Juli 1798. Pertempuran ini terjadi di pinggiran kota Kairo, 14 km dari Piramida.
Baca juga: Kaisar Napoleon Berjuluk Ali Bonaparte karena Biayai Acara Maulid Nabi di Mesir
Menurut Napoleon, jumlah pasukan Prancis 25.000 orang, melawan 78.000 orang pasukan Mamluk yang dipimpin oleh Murad Bey dan Ibrahim Bey.
Jumlah pasukan Mamluk yang tiga kali lipat jumlah pasukan Napoleon, dianggap kalangan sejarawan sebagai yang dibesar-besarkan.
Kuda Pasukan Mamluk
Sebelum pertempuran dimulai, pukul 3.00 pagi Napoleon berkata kepada prajuritnya, “prajurit, empat puluh abad memandang rendah kepada kalian.” Maksud perkataan Napoleon adalah mengacu kepada bangunan Piramida yang menjulang tinggi yang terlihat dari kejauhan.
Ia lalu mengeluarkan penghinaannya terhadap Islam. "Anda telah datang ke negara ini," kata Napoleon kepada prajuritnya lagi. "Untuk menyelamatkan penduduk dari barbarisme, dan untuk membawa peradaban ke Timur."
Para prajurit Prancis melihat di hadapan mereka kuda-kuda yang sangat bagus milik pasukan Mamluk, kuda-kuda itu berjingkrak mengancam dan mendengus di siang hari yang panas, pertanda bahwa mereka siap untuk bertempur.
Setiap pengendara kuda bersenjatakan senapan, sepasang pistol, beberapa tombak dengan ujungnya yang terbuat dari dahan palem yang ditajamkan, dan pedang pendek melengkung yang terbuat dari baja Damaskus hitam.
Lihat Juga :