Surat Yusuf Ayat 17-18: Nabi Ya'kub Pingsan Mendengar Cerita Anak-anaknya

Kamis, 18 November 2021 - 23:58 WIB
2. Rekayasa cerita mereka ketebak oleh ayahnya. Apa yang dikhwatirkan sampai pada binatang yang disebut ayahnya dijadikan dalih rekayasa cerita mereka. Jika mereka mau sedikit usaha harusnya mereka rekayasa kisah lain jangan menjiplak apa yang ditakuti ayahnya (Nabi Ya'kub).

3. Ayahnya terdiam karena terpukul berat atas kelakuan jahat anaknya, setega itu mereka meyakiti Yusuf dan berdusta atas kejahatan mereka. Ketidakpercayaan Ya'kub ditunjukkan dengan sikap diamnya itu, namun saat seperti itu mereka justru mengatakan suatu ucapan yang akan menambah kecurigaan dan ketidakjujuran mereka kepada ayahnya. Yaitu ucapan, "dan kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah orang-orang yang benar."

4. Biasanya jika seorang ragu dengan apa yang diucapkan dan dilakukannya maka dia akan mengatakan "hukum saja kami jika memang kami yang salah." Itulah yang tersirat dari gestur kata-kata dan tubuh saudara-saudaranya Yusuf. Namun hukuman tidak diberlakukan oleh ayahnya mengingat hatinya sudah mengetahui akan rekayasa mereka.

Ayat 18:

وَجَاۤءُوْ عَلٰى قَمِيْصِهٖ بِدَمٍ كَذِبٍۗ قَالَ بَلْ سَوَّلَتْ لَكُمْ اَنْفُسُكُمْ اَمْرًاۗ فَصَبْرٌ جَمِيْلٌ ۗوَاللّٰهُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ


Wa jaaa'uu 'alaa qamii shihii bidamin kadzi' qoola bal sawwalat lakum anfusukum amraa; fasabrun jamiil; wallaahul musta'aanu 'alaa man tashifuun.

"Mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) dengan darah palsu. Ya'qub berkata: Sebenarnya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu; maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku). Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan." (QS Yusuf: 18)

Pesan dan Hikmah

1. Rekayasa mereka tidak berhenti sampai berpura-pura menangis dan ucapan yang meyakinkan, namun juga membawa bukti sekalipun bukti palsu berupa baju Yusuf yang sempat mereka tanggalkan saat dia dimasukkan ke dalam sumur. Baju yang dilumuri darah binatang bukan darah Yusuf.

2. Ayahnya bukan orang biasa dan mudah ditipu. Baju penuh darah palsu itu pun dikomentarinya, "Baru kali ini aku melihat ada serigala yang sopan, memakan anakku tanpa merobek-robek bajunya." Ya'kub meyakini ulah anaknya adalah kedustaan dan Yusuf masih selamat. Dalam sebuah Riwayat, dikabarkan Ya'kub pingsan semalaman, lalu sadar menjelang subuh. Dalam kondisi demikan anak-anaknya panik ketakutan sambil berkata, "Oh kita sudah membuang Yusuf dan membunuh ayah kita."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!