21 Pesantren Tertua di Indonesia, Salah Satunya Pertama di Asia Tenggara

Minggu, 05 Desember 2021 - 22:13 WIB
Didirikan oleh KH Abdul Mannan pada Tahun 1830 M. Sejarah berdirinya Perguruan Islam "Pondok Tremas" Pacitan tidak lepas dari sejarah pendirinya yaitu KH Abdul Mannan putra R Ngabehi Dipomenggolo, seorang Demang di daerah Semanten pinggiran Kota Pacitan.

16. Pondok Pesantren Langitan Tuban, Jawa Timur

Pondok Pesantren Langitan adalah salah satu pesantren tertua di Indonesia. Ponpes ini berdiri pada tahun 1852, di Dusun Mandungan, Desa Widang, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Komplek Pondok Pesantren Langitan terletak di samping Bengawan Solo dan berada di atas areal tanah seluas kurang lebih 7 hektare. Dulunya hanya sebuah surau kecil tempat pendiri Pondok Pesantren Langitan, KH Muhammad Nur mengajarkan ilmunya dan menggembleng keluarga dan tetangga dekat untuk meneruskan perjuangan dalam mengusir kompeni (penjajah) dari tanah Jawa. KH Muhammad Nur mengasuh pondok ini kira-kira selama 18 tahun (1852-1870 M).

17. Pondok Pesantren Syaichona Cholil Bangkalan Madura, Jawa Timur

Pondok Pesantren Kiyai Syaikhona Mohammad Kholil Bangkalan Madura Jawa Timur Indonesia yang didirikan oleh KH Kholil (Khalil) Bangkalan atau lebih dikenal dengan sebutan Syaikhona (Syaichona) Mohammad Kholil Bangkalan. Ponpes ini didirikan pada 1861 Masehi. Kiyai Kholil Bangkalan Madura sangat disegani oleh para kiyai pada zamannya sehingga membuat pesantren ini dikenal luas.

18. Pondok Pesantren Girikusumo Banyumeneng, Demak, Jawa Tengah

Ponpes Girikusumo, Banyumeneng Mranggen Demak Jawa Tengah didirikan oleh Syeikh Muhammad Hadi bin Thohir bin Shodiq bin Ghozali bin Abu Wasidan bin Abdul Karim bin Abdurrasyid bin Syaifudin Tsani (Ky Ageng Pandanaran II) bin Syaifudin Awwal (Ky Ageng Pandanaran I) Tahun 1868 M. Pesantren ini kini telah berusia kurang lebih 137 tahun itu merupakan perwujudan gagasan Syeikh Muhammad Hadi untuk membangun sebuah lembaga pendidikan yang menangani pendidikan akhlak (tasawuf) dan ilmu agama di tengan-tengah masyarakat.

19. Pesantren Musthafawiyah Mandailing Natal, Sumatera Utara

Pesantren ini didirikan oleh Syekh Musthafa Husein Al-Mandili pada Tahun 1912. Salah satu pesantren tertua di Sumatera.Saat ini, pesantren ini mempunyai santri berjumlah ribuan. Awalnya Syekh Musthafa diberi kepercayaan untuk mengisi majelis pengajian yang telah diasuhnya belasan tahun lamanya. kemudian peserta pengajian bertambah banyak dan kemudian beliau mendirikan pondok pesantren pada 1912. Orang-orang menyebut pesantren ini dengan sebutan Pesantren Purba, mengingat lokasinya yang berada di Purba Baru. Pesantren ini dikenal dengan ciri khasnya yang unik. Para santrinya tinggal di gubuk kecil yang jumlahnya ribuan.

20. Pondok Pesantren Darussalam Martapura Banjar, Kalimantan Selatan

Pondok pesantren ini berlokasi di kawasan Pasayangan, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Indonesia. Ponpes Darussalam Martapaura didirikan pada Tahun 1914 oleh KH Jamaluddin, salah seorang ulama besar saat itu, yang merupakan pendiri sekaligus pemimpin pertama pesantren Darussalam. Ponpes ini merupakan pesantren tertua di Kalimantan dan telah melahirkan banyak ulama terkemuka dan menjadi tempat penting pendidikan dan regenerasi ulama di Kalimantan. Hampir seluruh silsilah murid-guru di Kalimantan Selatan belajar di pesantren ini.

21. Pondok Pesantren As'adiyah, Sengkang Wajo, Sulawesi Selatan

Terletak di tengah ibukota Kabupaten Wajo, berjarak sekitar 200 Km dari Kota Makassar. Pesantren ini

didirikan oleh seorang ulama Bugis yang lahir dan besar di Makkah yakni KH Muhammad As'ad atau lebih dikenal Anregurutta Puang Haji Sade pada 1930. Hingga kini, As'adiyah masih eksis mencetak santri-santri yang berkualitas dan menjadi tempat belajar calon-calon ulama besar di Sulawesi dan sekitarnya.

Baca Juga: Tertua Se-Pantura, Masih Mengandalkan Metode Salaf
(rhs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!