Di Manakah Surga yang Ditinggali Nabi Adam?

Jum'at, 10 Desember 2021 - 14:30 WIB
Bukan Surga Keabadian

Ulama lain mengatakan, bahwa surga yang ditinggali oleh Adam as ketika itu bukanlah surga keabadian, karena di sana ia masih mendapat pelarangan, yaitu untuk tidak mendekati pohon terlarang.

Nabi Adam juga tidur di sana dan dikeluarkan dari sana, bahkan iblis pun masuk ke dalamnya. Ini semua menunjukkan bahwa surga yang dimaksud bukanlah surga keabadian (Surga Ma'wa).

Menurut Ibnu Katsir, penafsiran ini disampaikan oleh Ubay bin Ka'ab, Abdullah bin Abbas, Wahab bin Munabbih, Sufyan bin Uyainah, dan diunggulkan oleh Ibnu Qutaibah dalam Kitabnya “Al-Maarif”, juga oleh Al-Qadhi Mundzir bin Said Al-Baluthi dalam kitab tafsirnya, bahkan dibahas secara terpisah.

Penafsiran ini juga menjadi pendapat dari Imam Abu Hanifah dan murid-muridnya.

Baca juga: Nabi Adam Menangis Selama 70 Tahun karena Diusir dari Surga

Abu Abdillah Muhammad bin Umar Ar-Razi bin Khatib Ar-Ray juga menukilkan penafsiran ini dalam kitab tafsirnya dari Abul Qasim Al-Balkhi dan Abu Muslim Al-Asfahani, dan dinukilkan pula oleh Qurthubi dalam kitab tafsirnya dari kelompok Mu'tazilah dan Qadariyah.

Pendapat ini juga secara tegas dituliskan dalam Kitab Taurat yang ada di tangan Ahli Kitab sekarang ini.

Perbedaan pendapat mengenai permasalahan ini dituliskan secara lengkap oleh Abu Muhammad bin Hazm dalam kitabnya “al-Milal wa AnNihal”, juga oleh Abu Muhammad bin Athiyah dalam kitab tafsirnya, juga oleh Abu Isa Ar-Rummani dalam kitab tafsirnya, serta oleh Abul Qasim Ar-Ragib dan Al-Gadhi Al-Mawardi dalam kitab tafsirnya.

Al-Mawardi mengatakan, “Ada dua pendapat berbeda dari para ulama mengenai surga yang ditempati oleh Nabi Adam dan Hawa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!