Keutamaan Mengamalkan Sunnah Nabi

Selasa, 14 Desember 2021 - 20:16 WIB
Kadar kedekatan seseorang dengan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam itu sesuai dengan kadar orang tersebut dalam mengikuti Rasulullah atau yang semakna dengan pembahasan ini. Rasulullah bersabda:

« بَدَأَ الدِّيْنُ غَرِيبًا ، وَسَيَعُودُ غَرِيبًا كَمَا بَدَأَ ، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ الَّذِينَ يُحْيُونَ مَا أَمَاتَ النَّاسُ مِنْ سُنَّتِي‏ »

"Agama dimulai dalam keadaan asing, suatu saat akan kembali menjadi asing sebagaimana semula, maka beruntunglah orang-orang yang asing yang telah menghidupkan sunnahku yang telah dimatikan (ditinggalkan) oleh manusia". (Ad-Da'wah at Tammah: 42)

Bersama Rasulullah di Surga

Orang yang menjalankan Sunnah Nabi dalam kehidupannya akan mendapat keutamaan menemani Rasulullah di surga. Berikut sabda beliau:

« مَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي، وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ »

"Barang siapa yang menghidupkan sunnahku maka dia telah cinta padaku, dan barang siapa yang mencintaiku, maka orang itu akan tinggal di surga bersamaku." (Al-Jami' ash Shaghir: 8346)

Syekh Ma'ruf bin Abdullah Ba-Jammal mempunyai 100.000 murid dan membaginya menjadi tiga tingkatan: tingkat tinggi, tingkat tengah, tingkat bawah. Pada semua tingkatan disyaratkan tiga hal:

1. Setiap orang harus memperbaharui taubatnya kepada Allah setiap saat, atau setiap nafas.

2. Menjauhi segala hal yang makruh layaknya menjauhi hal yang haram
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!