Jasad Guru Ngaji Viral, Ini 10 Golongan yang Jasadnya Utuh dalam Kubur

Sabtu, 15 Januari 2022 - 22:29 WIB
1. Orang yang Syahid di Jalan Allah

Suatu ketika ada sahabat bertanya kepada Rasulullah. "Ya Rasulullah, mengapa kaum mukmin diuji (ditanya) di dalam kuburnya kecuali orang syahid? Rasulullah menjawab: "Cukuplah kilatan pedang kepadanya sebagai ujian baginya". (HR An-Nasa'i)

2. Orang yang Ribath di Jalan Allah

Dari Salman radhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda: "Menjaga perbatasan sehari semalam lebih baik daripada puasa sebulan dan dengan melaksanakan sholat pada malam harinya. Dan jika meninggal (orang yang menjaga perbatasan itu) maka dialirkan padanya pahala amalanya yang dikerjakannya, dan dialirkan pula rezeki padanya dan terjaga dari fitnah." (HR Muslim)

3. Orang yang Meninggal pada Hari Jumat

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang mukmin meninggal dunia pada Hari Jumat melainkan dia akan diselamatkan dari fitnah (ujian) kubur." (HR Ahmad dan at-Tirmidzi)

4. Orang yang Meninggal Karena Sakit Perut

Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang meninggal karena sakit perut maka dia tidak akan disiksa dalam kuburnya." (HR An-Nasa'i dan at-Tirmidzi)

5. Orang yang Hafal Surat Al-Mulk dan Istiqamah Membacanya

Dari Ibnu Abbas, seorang sahabat membuat tenda dekat kuburan. Ia tak mengetahui bahwa tempat itu adalah kuburan. Sahabat itu kemudian menyadari bahwa tempat itu adalah kuburan seseorang, tiba-tiba dia mendengar dari dalam kubur itu bacaan Surat Al-Mulk hingga khatam. Rasulullah pun bersabda: "Itu (Surat Al-Mulk) adalah penangkal yang menyelamatkan pembacanya dari azab kubur".

Amalan Penyelamat dari Siksa Kubur

Syeikh Abu Laits As-Samarqandi dalam Kitab Tanbihul Ghafilin menyebutkan amalan agar dipelihara dari siksa kubur. Siapa yang ingin selamat dari siksaan kubur maka harus melakasankan empat dan meninggalkan 4 perkara ini, yaitu:

1. Menjaga sholat lima waktu.

2. Banyak bersedekah.

3. Banyak membaca Al-Qur'an.

4. Banyak berzikir (membaca Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar, walahaula wala quwata illa billah).

Selain mengerjakan amalan di atas, seorang muslim harus meninggalkan 4 perkara ini, yaitu:

1. Dusta

2. Khianat

3. Adu domba
Halaman :
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
شَهۡرُ رَمَضَانَ الَّذِىۡٓ اُنۡزِلَ فِيۡهِ الۡقُرۡاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الۡهُدٰى وَالۡفُرۡقَانِۚ فَمَنۡ شَهِدَ مِنۡكُمُ الشَّهۡرَ فَلۡيَـصُمۡهُ ؕ وَمَنۡ کَانَ مَرِيۡضًا اَوۡ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنۡ اَيَّامٍ اُخَرَؕ يُرِيۡدُ اللّٰهُ بِکُمُ الۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيۡدُ بِکُمُ الۡعُسۡرَ وَلِتُکۡمِلُوا الۡعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمۡ وَلَعَلَّکُمۡ تَشۡكُرُوۡنَ
Bulan Ramadan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang benar dan yang batil. Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka wajib menggantinya, sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

(QS. Al-Baqarah Ayat 185)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More