Syekh Siti Jenar Dibilang Jelmaan Cacing, Ini Faktanya
Rabu, 19 Januari 2022 - 18:09 WIB
Baca juga: Ada yang Bilang Walisongo Keturunan Cina, Benarkah?
Keturunan Nabi Muhammad SAW
Apabila diurutkan atau ditelusuri silsilahnya, menurut Sartono Hadisuwarno, Syekh Siti Jenar masih memiliki hubungan nasab (keturunan) dengan Rasulullah SAW , yakni dari kakek Imam Husain asySyahid, yang merupakan buah keturunan dari pernikahan Sayyidah Fatimah az-Zahra binti Muhammad Rasulullah SAW dengan Ali bin Abi Thalib .
Berikut nasab lengkap Syekh Siti Jenar, menurut Sartono Hadisuwarno: Syekh Siti Jenar (Sayyid Ali al-Husaini) bin Sayyid Shalih bin Sayyid Isa Alawi bin Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin bin Sayyid Abdullah Khan bin Sayyid Abdul Malik Azmat Khan bin Sayyid Alwi Ammil Faqih bin Sayyid Muhammad Mirbath bin Sayyid Ali Khali Qasam bin Sayyid bin Sayyid Alwi Shahib Baiti Zubair bin Sayyid Muhammad Maula ash-Shauma'ah bin Sayyid Alwi al-Mubtakir bin Sayyid Ubaidillah bin Sayyid Ahmad al-Muhajir bin Sayyid Isa an-Nagib bin Sayyid Muhammad an-Nagib bin Sayyid Ali al-Uraidhi bin Imam Ja'far ash-Shadiq bin Imam Muhammad al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Husain asy-Syahid bin Sayyidah Fatimah az-Zahra binti Muhammad Rasulullah SAW.
Selanjutnya Sartono Hadisuwarno menjelaskan, Syekh Siti Jenar masih memiliki hubungan darah yang sangat kental dengan kakek keempatnya, yakni Syekh Abdul Malik Azmat Khan, yang merupakan seorang raja kedua di Kerajaan Nasarabad, India Lama, sekaligus ulama terkenal yang pernah menyebarkan agama Islam di berbagai negeri sebelum diangkat menjadi raja oleh ayahnya, Syekh Alwi Ammil Fagih, pada tahun 653 H.
Menurut dia, Syekh Abdul Malik Azmat Khan bin Syekh Alwi Ammil Faqih memiliki anak yang bernama Syekh Abdullah Khan, yang diketahui menjadi mursyid Tarekat Syathariyah yang sangat dihormati, setelah dewasa tidak meneruskan jabatan ayahnya menjadi raja.
Ketika masih muda, Syekh Abdullah Khan pernah menjabat sebagai Pejabat Diplomasi Kerajaan Nasarabad, India Lama. Saat itu, ia pernah mengukir tinta sejarah di Daratan Tiongkok dengan memperkenalkan budaya Islam kepada orang-orang Tionghoa yang bermukim di Semenanjung Tiongkok.
Walaupun bersaing dengan Marcopolo yang memperkenalkan budaya Barat, Syekh Abdullah Khan akhirnya tetap berhasil memperkenalkan budaya Islam kepada orang-orang Tionghoa. Sehingga, dikabarkan lebih banyak rakyat Tionghoa saat itu memeluk agama Islam.
Baca juga: Walisongo Keturunan Nabi Muhammad SAW, Berikut Nasab Lengkapnya
Sartono Hadisuwarno mengatakan keberhasilan Sayyid Abdullah Khan dalam memperkenalkan budaya Islam kepada orang-orang Tionghoa tercatat dalam sejarah Tiongkok. Maka, bisa jadi, ia adalah orang pertama penyebar agama Islam di Tiongkok yang tercatat dalam sejarah tertua Tiongkok.
Keturunan Nabi Muhammad SAW
Apabila diurutkan atau ditelusuri silsilahnya, menurut Sartono Hadisuwarno, Syekh Siti Jenar masih memiliki hubungan nasab (keturunan) dengan Rasulullah SAW , yakni dari kakek Imam Husain asySyahid, yang merupakan buah keturunan dari pernikahan Sayyidah Fatimah az-Zahra binti Muhammad Rasulullah SAW dengan Ali bin Abi Thalib .
Berikut nasab lengkap Syekh Siti Jenar, menurut Sartono Hadisuwarno: Syekh Siti Jenar (Sayyid Ali al-Husaini) bin Sayyid Shalih bin Sayyid Isa Alawi bin Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin bin Sayyid Abdullah Khan bin Sayyid Abdul Malik Azmat Khan bin Sayyid Alwi Ammil Faqih bin Sayyid Muhammad Mirbath bin Sayyid Ali Khali Qasam bin Sayyid bin Sayyid Alwi Shahib Baiti Zubair bin Sayyid Muhammad Maula ash-Shauma'ah bin Sayyid Alwi al-Mubtakir bin Sayyid Ubaidillah bin Sayyid Ahmad al-Muhajir bin Sayyid Isa an-Nagib bin Sayyid Muhammad an-Nagib bin Sayyid Ali al-Uraidhi bin Imam Ja'far ash-Shadiq bin Imam Muhammad al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Husain asy-Syahid bin Sayyidah Fatimah az-Zahra binti Muhammad Rasulullah SAW.
Selanjutnya Sartono Hadisuwarno menjelaskan, Syekh Siti Jenar masih memiliki hubungan darah yang sangat kental dengan kakek keempatnya, yakni Syekh Abdul Malik Azmat Khan, yang merupakan seorang raja kedua di Kerajaan Nasarabad, India Lama, sekaligus ulama terkenal yang pernah menyebarkan agama Islam di berbagai negeri sebelum diangkat menjadi raja oleh ayahnya, Syekh Alwi Ammil Fagih, pada tahun 653 H.
Menurut dia, Syekh Abdul Malik Azmat Khan bin Syekh Alwi Ammil Faqih memiliki anak yang bernama Syekh Abdullah Khan, yang diketahui menjadi mursyid Tarekat Syathariyah yang sangat dihormati, setelah dewasa tidak meneruskan jabatan ayahnya menjadi raja.
Ketika masih muda, Syekh Abdullah Khan pernah menjabat sebagai Pejabat Diplomasi Kerajaan Nasarabad, India Lama. Saat itu, ia pernah mengukir tinta sejarah di Daratan Tiongkok dengan memperkenalkan budaya Islam kepada orang-orang Tionghoa yang bermukim di Semenanjung Tiongkok.
Walaupun bersaing dengan Marcopolo yang memperkenalkan budaya Barat, Syekh Abdullah Khan akhirnya tetap berhasil memperkenalkan budaya Islam kepada orang-orang Tionghoa. Sehingga, dikabarkan lebih banyak rakyat Tionghoa saat itu memeluk agama Islam.
Baca juga: Walisongo Keturunan Nabi Muhammad SAW, Berikut Nasab Lengkapnya
Sartono Hadisuwarno mengatakan keberhasilan Sayyid Abdullah Khan dalam memperkenalkan budaya Islam kepada orang-orang Tionghoa tercatat dalam sejarah Tiongkok. Maka, bisa jadi, ia adalah orang pertama penyebar agama Islam di Tiongkok yang tercatat dalam sejarah tertua Tiongkok.
Lihat Juga :