Selain Rendah Hati, Ini Rahasia Abah Guru Sekumpul Dicintai Banyak Orang

Minggu, 23 Januari 2022 - 21:11 WIB
Abah Guru Sekumpul, sosok ulama asal Banjar Kalimantan yang dicintai banyak orang. Foto/Ist
Sosok Abah Guru Sekumpul (1942-2005) dikenal sebagai ulama yang sangat dihormati di Kalimantan. Selain karena sikap rendah hati dan penghambaannya kepada Allah, berikut rahasia beliau dicintai banyak orang.

Ustaz Khairullah Zainuddin, alumnus Pondok Pesantren Hidayaturrahman Jurusan Fiqhiyyah Ma'had 'Aly Darussalam Martapura menceritakan sosok pribadi Abah Guru Sekumpul dilansir dari pecihitam.org.

Tidak Pilih Kasih

Tak ada pilih kasih dalam kamus Abah Guru Sekumpul ketika mencintai sesama. Bahkan tidak terbatas manusia, tapi semua makhluk Tuhan.Diceritakan, suatu kali seseorang diminta Abah Guru Sekumpul membelikan kacang hijau. Sebagaimana biasa beliau selalu memberikan uang lebih dari harga yang dibeli. Sisanya diberikan kepada yang diminta bantuannya.

Ternyata, kacang hijau tersebut untuk makanan burung-burung liar. Bermacam jenis burung berdatangan memakan kacang hijau yang disiapkan Abah Guru Sekumpul. Setelah kenyang, burung-burung itu dibiarkan bebas terbang sesukanya.

Bila terhadap hewan saja seperti itu, apalagi manusia. Tanpa memandang profesi dan status sosialnya, semua dicintai dan dihormati oleh beliau. Artis yang kontroversial sekali pun, ketika datang diterima dan disambut oleh beliau. Bahkan diakui sebagai anak angkat.

Hormat dan cinta beliau lebih-lebih lagi terhadap kalangan Zuriyah Nabi (Habaib), Ulama, dan para penuntut ilmu agama (santri). Tidak hanya kepada yang seakidah, mereka yang beda keyakinan pun merasakan kasih sayang beliau. Ketika menerima tamu suatu komunitas yang di dalam rombongan ada yang beda agama, semuanya beliau sambut dengan pelukan. Tanpa membeda-bedakan.

Ikhlas dalam Berbagi

Abah Guru Sekumpul dikenal sebagai sosok yang suka berbagi dengan ikhlas kepada semua orang. Banyak cerita tentang hal ini. Tidak sedikit yang menerima kebaikan beliau.

Diceritakan, anak-anak kecil berstatus yatim, selalu menerima tunjangan rutin dari Abah Guru Sekumpul. Padahal, jarak rumah dengan Abah Guru Sekumpul lumayan jauh dan tidak ada hubungan famili. Warga Sekumpul sebagai jiran hampir bisa dikatakan tidak ada yang tidak pernah merasakan kebaikan beliau dalam berbagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!