Kisah Akhir Tragis Ummu Jamil yang Menyebut Jibril sebagai Setan

Rabu, 26 Januari 2022 - 10:19 WIB
Namun, setelah tiga hari, wahyu yang ditunggu ternyata belum turun juga. Ummu Jamil melihatnya sebagai kesempatan emas untuk menyudutkan Rasulullah SAW. Maka, keluarlah kata-kata kasar dan menyakitkan itu dari mulutnya. “Setanmu telah meninggalkanmu!" serunya dengan penuh rasa puas. Riwayat lain menyebut Ummu Jamil mengatakan, “Setannya terlambat datang kepadanya".

Dalam sebuah hadits lain lagi Ummu Jamil mengatakan “Wahai, Muhammad! Sesungguhnya aku sangat berharap agar setanmu benar-benar telah meninggalkanmu. Aku tidak melihatnya selama dua atau tiga malam.”

Baca juga: Kisah Abu Lahab Diringankan Siksanya Karena Gembira Atas Kelahiran Nabi

Akhir Tragis

Namun, tidak berselang lama, turunlah Surat Ad-Dhuha sebagai wahyu yang ditunggu-tunggu. Dalam surat ini antara lain penegasan Allah SWT tidak meninggalkan Nabi Muhammad SAW dan tidak (pula) membencinya. Allah Ta’ala tetap bersamanya, membimbingnya, dan meninggikan derajatnya setingkat demi setingkat.

Kebencian Ummu Jamil yang begitu besar terhadap Rasulullah SAW mengakibatkan dirinya mendapat balasan setimpal di akhir hayatnya, sama seperti suaminya, Abu Lahab . Ummu Jamil meninggal dalam keadaan yang tak kalah menyedihkan.

Perempuan tua itu meninggal dalam perjalanan pulang saat membawa seikat kayu bakar. Karena letih, dia berhenti sejenak. Kemudian, tiba-tiba dia tertarik ke belakang oleh tali pengikat kayu itu dan meninggal dengan leher terbelit oleh tali.

Baca juga: Nasib Abu Lahab Ditulis Dalam Surat Al-Lahab
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!