Malaikat yang Bertugas Menyampaikan Wahyu Bukan Hanya Jibril

Minggu, 27 Februari 2022 - 16:36 WIB
Tugas Jibril tidak terbatas hanya menyampaikan wahyu dari Allah Taala. Setiap tahun, pada bulan Ramadhan, Jibril mendatangi Rasulullah pada tiap malam dan meminta beliau untuk membacakan al-Quran. Hadis ini adalah sahih dan diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Shahih-nya.

"Jibril Menjadi Imam Nabi SAW. Jibril pernah mengimami Rasulullah dengan tujuan untuk mengajarkan cara sholat sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah Taala."

Dalam Shahih Bukhari tercatat bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jibril turun kemudian mengimami aku. Aku pun sholat bersama Jibril kemudian aku sholat bersamanya, kemudian aku sholat bersamanya, kemudian aku sholat bersamanya, kemudian aku sholat bersamanya.” (Beliau menghitung dengan jari lima kali). (HR Bukhari)

Dalam Sunan Ahmad, Sunan Nasa'i, dan Abu Dawud dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jibril mengimamiku di Baitullah sebanyak dua kali. Ia mengimamiku ketika matahari tergelincir seukuran tali terampah. Dan Jibril mengimamiku sholat ashar ketika bayang-bayang sesuatu sama ukuran dengan barang itu sendiri.

Selanjutnya, ia mengimamiku ketika orang puasa berbuka. Ia mengimamiku sholat isya saat tenggelamnya awan. la pun mengimamiku saat diharamkan makan dan minum bagi orang yang berpuasa.

Esok harinya, Jibril mengimamiku sholat zuhur ketika panjang bayang-bayang segala sesuatu sama dengan barang itu sendiri. Lalu ia mengimamiku sholat ashar saat panjang bayang-bayang segala sesuatu dua kali lipat dari sesuatu itu sendiri.

Selanjutnya, ia mengimamiku sholat maghrib saat orang yang puasa berbuka. Lalu ia mengimami aku sholat isya hingga sepertiga malam dan mengimamiku sholat ketika fajar menyingsing kemudian sinarnya menguning.

Selanjutnya, ia menoleh kepadaku dan berkata: Wahai Muhammad, ini adalah waktu sholat para nabi sebelum engkau. Waktu (sholat) adalah di antara kedua waktu ini.” (HR Ahmad, an-Nasa'i, dan Abu Dawud))

Jibril tidak hanya mengajarkan sholat secara praktis dan waktunya semata, tetapi juga mengajarkan cara berwudhu. Dalam Musnad Ahmad dan Mustadrak al-Hakim dari Zaid bin Haritsah bahwa Rasulullah SAW bersabda,:

“Jibril datang kepadaku pada awal turunnya wahyu kepadaku. Ia mengajariku cara berwudhu dan shalat. Setelah wudhu, ia ambil seciduk air lalu memercikkannya pada kemaluannya.”

Baca juga: Pada Hari Kiamat Semua Makhluk Mati, Bagaimana dengan Malaikat?

Meruqyah Rasulullah

Imam Muslim dalam Shahih-nya dan at-Tirmidzi dalam Sunan-nya dan lain-lain dari Abu Sa'id, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,

“Malaikat Jibril mendatangiku seraya bertanya: “Wahai Muhammad, apakah engkau sakit?" Aku menjawab: “Ya.' Jibril mengucapkan: “Bismillahi arqika min kulli syai'in yu 'dzika min syarri kulli dzi nafsin wa 'ainin hasid. Bismillahi arqika wa Allah yasyfika. (Dengan nama Allah aku merugyahmu dari segala sesuatu yang menyakitkanmu, dari keburukan segala sesuatu yang memiliki nyawa, dan mata yang hasud. Dengan nama Allah, aku merugyahmu dan Allah yang menyembuhkanmu.)” (HR Muslim dan at-Tirmidzi)

Beberapa di antara pekerjaan yang dilakukan oleh malaikat Jibril adalah berperang bersama Rasulullah SAW dalam Perang Badar dan Perang Khandag. Jibril juga menemani Rasulullah dalam perjalanan Isra Mi'raj dan lain-lain.
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!