Amrah binti Abdurahman: Sosok Cerdas Periwayat Hadis dari Sayyidah Aisyah

Kamis, 10 Maret 2022 - 17:08 WIB
Banyak hadis dari Ummul Mukminin Aisyah Radhyallahuanha yang disampaikan sosok muslimah bernama Amrah binti Abdurahman bin Sa’d bin Zurarah Al-Anshari Al-Madaniyyah. Foto ilustrasi/ist
Banyak hadis dari Ummul Mukminin Aisyah Radhyallahu'anha yang disampaikan sosok muslimah bernama Amrah binti Abdurahman bin Sa’d bin Zurarah Al-Anshari Al-Madaniyyah. Ia seorang tabi'in perempuan dari kalangan Bani An-Najjar yang tinggal di Madinah. Ayahnya seorang sahabat, begitu pula dengan kakeknya yang bernama Sa’d salah satu sahabat senior.

Amrah lahir sekitar tahun 21 H/642 M. dan wafat tahun 98 H/716 M. di usianya yang ke 77 tahun. Ia menikah dengan Abdurrahman dan dikaruniai seorang putra yang bernama Abur Rijal Muhammad bin Abdurrahman Al-Anshari. Amrah adalah seorang perempuan yang sangat paham ilmu agama, pemimpin perempuan di kalangan tabi'in , alimah (pandai), dan tsiqqah yaitu seseorang yang sangat kredibel dan berkapabilitas dalam meriwayatkan hadis Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Baca juga: Hafshah binti Sirin, Sosok Muslimah yang Gemar Mengingat Kematian



Seperti dilansir laman bincangmuslimah, dalam hal periwayatan hadis Nabi Shallallahu alaihi wa sallam, Amrah dikenal sangat dapat dipercaya dalam meriwayatkan hadis sayyidah Aisyah radhiyallahu'anha. Hal ini pun diakui oleh banyak ulama. Ibnu Al-Madini dari Sufyan mengatakan hadisnya Aisyah yang paling bisa dipercaya adalah hadisnya Amrah, Al-Qasim, dan Urwah. Umar bin Abdul Aziz pun mengatakan bahwa tidak ada orang yang paling alim tentang hadisnya Aisyah kecuali Amrah.

Selain banyak meriwayatkan hadis dari sayyidah Aisyah Radhiyallahu'anha, Amrah juga meriwayatkan hadis dari sahabat-sahabat lainnya. Di antaranya adalah dari Ummu Salamah, Rafi’ bin Khadij, dan saudaranya; Ummu Hisyam binti Haritsah.

Sementara itu, di antara murid-muridnya adalah anak-anaknya, yakni: Abur Rijal Muhammad bin Abdurrahman, kedua cucunya (anaknya Abur Rijal); Haritsah dan Malik, keponakannya; Al-Qadli Abu Bakar bin Hazm, Abdullah dan Muhammad (dua putra dari Abu Bakar bin Hazm), Az-Zuhri, dan Yahya bin Sa’id Al-Anshari.

Hadis yang diriwayatkan Amrah pun banyak tersebar di dalam kitab-kitab hadis; khususnya enam kitab induk hadis, yakni Shahih Al-Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abi Daud, Sunan At-Tirmidzi, dan Sunan Ibn Majah.

Adapun salah satu hadis yang ia riwayatkan adalah sebagai berikut.

عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ يَهُودِيَّةً جَاءَتْ تَسْأَلُهَا فَقَالَتْ لَهَا أَعَاذَكِ اللَّهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ فَسَأَلَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُعَذَّبُ النَّاسُ فِي قُبُورِهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَائِذًا بِاللَّهِ مِنْ ذَلِكَ رواه البخاري
.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!