Sukarno Menemukan Makam Imam Bukhari di Era Uni Soviet?

Jum'at, 11 Maret 2022 - 13:23 WIB
Baca juga: Biografi Imam Bukhari, Buta di Waktu Kecil Tapi Hafal 100.000 Hadits Shahih

Sejarawan Asvi Warman Adam juga meragukan kebenaran kisah itu. Sebabnya tidak ada literasi resmi soal peristiwa tersebut. "Kadang memang ada cerita Sukarno yang dibesar-besarkan," ujar Asvi suatu ketika.

Imam Bukhari lahir di Bukhara, Uzbekistan tahun 196 Hijriah atau 810 Masehi. Beliau diberi nama Muhammad oleh ayahnya yang bernama Ismail bin Ibrahim. Tapi akhirnya lebih dikenal sebagai Imam Bukhari, dari nama kota Bukhara.

Selama hidupnya, Imam Bukhari menghimpun sejuta hadis dari Rasulullah SAW. Dia menyaring dan mempelajari hadis-hadis tersebut untuk menentukan mana hadis yang kuat, atau lemah.

Akhirnya Imam Bukhari menuliskan sebanyak 9082 hadis dalam karya monumentalnya Al Jami'al-Shahil yang dikenal sebagai Shahih Bukhari.

Makam Imam Bukhari terletak di Samarkand, Uzbekistan dan jenazahnya berada di ruang bawah tanah dengan berselimutkan kain hitam, bertuliskan Arab.

Banyak para wisatawan dari kalangan muslim dan nonmuslim yang berasal dari berbagai nagara yang mengunjungi makam Beliau dan peziarah hanya diizinkan masuk sampai ruang atas kompleks permakaman.

Baca juga: Menuntut Ilmu Memang Sulit, Ini Nasehat Imam Al-Bukhari
(mhy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!