Hadirkan 7 Niat Ini Sebelum Memasuki Ramadhan, Insya Allah Puasanya Berkah

Kamis, 31 Maret 2022 - 22:24 WIB
Setiap amalan tergantung pada niatnya. Maka sepatutnya pula kita menghadirkan niat yang baik sebelum memasuki bulan Ramadhan. Foto/dok SINDOnews
Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan ada baiknya kita menghadirkan niat untuk meraih keutamaan dan keberkahan puasa. Niat (نية) artinya keinginan dalam hati (amalan hati) untuk melakukan suatu tindakan.

Ramadhan ibarat tamu yang sangat agung, maka kedatangannya layak kita sambut dengan persiapan matang. Selain hati yang gembira, berikut beberapa niat mulia yang bisa kita hadirkan.



Dalam satu Hadis diterangkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

‎إنّمَا الأَعْمَالُ بالنِّيّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امرِىءٍ مَا نَوَى

"Setiap amalan tergantung pada niatnya. Dan bagi setiap orang apa yang dia niatkan". (HR Al-Bukhari)

Berikut 7 niat menyambut bulan suci Ramadhan sebagaimana dihidupkan para ulama dan kaum sholihin. Ulama Hadhramaut Yaman, Al-Habib Abu Bakar Al-Adni Al-Masyhur merangkumnya dengan kalimat yang indah.

1. Berniat Sebagaimana Niatnya Rasulullah dan Ahlul Bait

نَوَيْنَا مَانَوَاهُ النَّبِيُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالسَلَفُ الصَّالِحُ مِنْ آلِ البَيْتِ الكِرَامِ وَالصَّحَابَه الأَعْلَام


Artiny: "Kami niat sebagaimana niat Nabi shallallahu 'alaihi wa allam dan para salafunas shalih dari para ahlulbait Nabi yang mulia dan para sahabat yang agung."

2. Berniat Melaksanakan Puasa dengan Sempurna

َنَوَيْنَا القِيَامَ بِحَقِّ الصِيَامِ عَلَى الوَجْهِ الَّذِيْ يُرْضِي المَلِكُ العَلاَّم


Artinya: "Kami niat melaksanakan puasa dengan sesempurna mungkin yang membuat ridho raja semesta alam Allah Subhanahu wa Ta'ala."

3. Berniat Sholat Tarawih dan Menjaga Diri dari Maksiat

َنَوَيْنَا المُحَافَظَةَ عَلَى القِيَامِ وَحِفْظِ الجَوَارِحِ عَنِ المَعَاصِي وَالآثَامِ


Artinya: "Kami niat menjaga sholat tarawih dan menjaga anggota badan dari segala maksiat dan dosa."

4. Berniat Membaca Al-Qur'an dan Sholawat serta Menjauhi Ghibah

وَنَوَيْنَا تِلَاوَةَ القُرْآنِ وَكَثْرَة الذِكْرِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِ الأَنَامِ وَنَوَيْنَا تَجَنُّبَ الغِيْبَةِ وَالنَمِيْمَةِ وَالكَذِبِ وَأَسْبَابِ الحَرَامِ


Artinya: "Kami niat rutin membaca Al-Qur'an dan banyak berdzikir serta sholawat kepada Nabi Muhammad pemimpin manusia dan menjauhi ghibah, adu domba, berdusta dan segala hal yang menyebabkan perkara yang haram dan dosa."

5. Berniat Memperbanyak Sedekah

وَنَوَيْنَا كَثْرَةَ الصَّدَقَاتِ وَمُوَاسَاةِ الأَرَامِلِ وَالفُقَرَاءِ وَالأَيْتَامِ


Artinya: "Kami niat banyak bersedekah dan menyantuni para janda janda, orang-orang fakir juga anak anak yatim."

6. Berniat Menjaga Akhlak dan Sholat Berjamaah

وَنَوَيْنَا كَمَالَ الإِلْتِزَامِ بِآدَابِ الإِسْلَامِ وَالصَّلاةِ فِي الجَمَاعَةِ فِي أَوْقَاتِهَا بِانْتِظَامِ


Artinya: "Kami niat menjaga dengan sebaik-baiknya akhlak yang diajarkan dalam Islam serta menjaga sholat berjamaah tepat pada waktunya dengan sempurna."

7. Berniat dengan Niat-niat yang Baik Setiap Harinya

َنَوَيْنَا كُلَّ نِيَّةِ صَالِحَةٍ نَوَاهَا عِبَادُ اللهِ الصَّالِحُوْنَ فِي العَشْرِ الأَوَائِلِ وَالأَوَاسِطِ وَالأَوَاخِرِ وَلَيْلَةِ القَدْرِ فِي سَائِرِ اللَيَالِي وَالأَيَّامِ


Artinya: "Kami niat dengan semua niat-niat baik yang telah diniatkan para sholihin di 10 hari pertama, 10 hari kedua, serta 10 hari terakhir dan malam Lailatul Qodar, juga di setiap malam dan harinya."

Demikian 7 niat mulia yang dapat kita hadirkan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Semoga Allah memberkahi kita di bulan Ramadhan.

(rhs)
Lihat Juga :
Follow
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
cover top ayah
وَوَهَبۡنَا لَهٗۤ اِسۡحٰقَ وَيَعۡقُوۡبَ‌ؕ كُلًّا هَدَيۡنَا ‌ۚ وَنُوۡحًا هَدَيۡنَا مِنۡ قَبۡلُ‌ وَمِنۡ ذُرِّيَّتِهٖ دَاوٗدَ وَسُلَيۡمٰنَ وَاَيُّوۡبَ وَيُوۡسُفَ وَمُوۡسٰى وَ هٰرُوۡنَ‌ؕ وَكَذٰلِكَ نَجۡزِى الۡمُحۡسِنِيۡنَۙ (٨٤) وَزَكَرِيَّا وَيَحۡيٰى وَعِيۡسٰى وَاِلۡيَاسَ‌ؕ كُلٌّ مِّنَ الصّٰلِحِيۡنَۙ (٨٥) وَاِسۡمٰعِيۡلَ وَالۡيَسَعَ وَيُوۡنُسَ وَلُوۡطًا‌ ؕ وَكُلًّا فَضَّلۡنَا عَلَى الۡعٰلَمِيۡنَۙ (٨٦) وَمِنۡ اٰبَآٮِٕهِمۡ وَذُرِّيّٰتِهِمۡ وَاِخۡوَانِهِمۡ‌ۚ وَاجۡتَبَيۡنٰهُمۡ وَهَدَيۡنٰهُمۡ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسۡتَقِيۡمٍ (٨٧) ذٰ لِكَ هُدَى اللّٰهِ يَهۡدِىۡ بِهٖ مَنۡ يَّشَآءُ مِنۡ عِبَادِهٖ‌ؕ وَلَوۡ اَشۡرَكُوۡا لَحَبِطَ عَنۡهُمۡ مَّا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ (٨٨)
Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yakub kepadanya. Kepada masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan sebelum itu Kami telah memberi petunjuk kepada Nuh, dan kepada sebagian dari keturunannya (Ibrahim) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Dan demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik, dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih, dan Ismail, Ilyasa‘, Yunus, dan Luth. Masing-masing Kami lebihkan (derajatnya) di atas umat lain (pada masanya), (dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari nenek moyang mereka, keturunan mereka dan saudara-saudara mereka. Kami telah memilih mereka (menjadi nabi dan rasul) dan mereka Kami beri petunjuk ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, dengan itu Dia memberi petunjuk kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki. Sekiranya mereka mempersekutukan Allah, pasti lenyaplah amalan yang telah mereka kerjakan.

(QS. Al-An'am Ayat 84-88)
cover bottom ayah
Artikel Terkait
Al-Qur'an, Bacalah!
Rekomendasi
Terpopuler
Artikel Terkini More